Lukisan “Noah with Prosperity Sand” (Erica Hestu Wahyuni)

Noah with Prosperity Sand - Erica Hestu Wahyuni
0 3.637

Lukisan Noah with Prosperity Sand merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Erica Hestu Wahyuni.

Noah with Prosperity Sand – Erica Hestu Wahyuni
  • Pelukis : Erica Hestu Wahyuni
  • Judul : “Noah with Prosperity Sand”
  • Tahun : 2014
  • Media : Acrylic On Canvas
  • Ukuran : 133 cm x 183 cm

Deskripsi Lukisan Noah with Prosperity Sand

Lukisan ini merupakan lukisan animasi, narative, imajinative dengan gaya kontemporer. Dengan teknik melukis menggunakan akrilik di atas kanvas. Dalam lukisan ini pelukis menggambarkan tentang Nabi Nuh dan kemakmurannya.

Makna Lukisan

Nabi Nuh (Arab: نُوح‎ Nūḥ) adalah seorang nabi dan rasul yang diutus oleh Allah kepada umat manusia sebelum terjadinya sebuah malapetaka dahsyat yang hampir memunahkan kehidupan di muka bumi. Nabi Nuh dikenal sebagai pendiri serta penghuni bahtera sewaktu kejadian banjir bah melanda seisi bumi.

Kaum yang dihadapi nabi Nuh merupakan salah satu generasi manusia yang diberi umur panjang serta dilimpahi kemakmuran juga dianugerahi perawakan tubuh yang jauh lebih perkasa daripada generasi manusia pada zaman sekarang. Kemakmuran duniawi di generasi nabi Nuh menimbulkan sikap angkuh serta sikap sewenang-wenang memandang diri sebagai golongan terkuat dan berkuasa yang kemudian berujung pada keengganan serta kecongkakan untuk mengakui Tuhan sebagai Yang Maha Kuasa maupun Yang lebih berwenang atas hidup mereka. Allah menyebut kaum nabi Nuh sebagai kaum paling rusak di muka bumi.

Nabi Nuh sangat bertekun untuk mendakwahkan risalah Allah ke berbagai tempat di muka bumi. Baik siang dan malam,nabi Nuh berkeliling sambil berdakwah kepada kaumnya agar bersedia menuruti ajaran Allah yang disampaikan melalui dirinya. Tetapi kaum itu tidak menerima risalah-risalah tersebut, bahkan kaum itu menuduh Nuh sebagai seorang pendusta. Hal ini membuat sang nabi berupaya dengan cara sembunyi-sembunyi untuk mengajak banyak orang menuruti risalah Allah. Walaupun demikian, kaum nabi Nuh justru menuduh ia merasa iri terhadap kemewahan dan kekayaan mereka sehingga nabi Nuh dianggap membutuhkan harta benda mereka; akan tetapi nabi Nuh menegaskan bahwa ia sama sekali tidak menghendaki uang mereka sebagai upah sebab upahnya berasal dari Allah. Kaum kafir itu tetap berkeras melakukan tindakan keji, meski ada nabi yang berdakwah di tengah-tengah mereka.

Setiap karya Erica berisi kualitas naratif yang menarik, yang mengungkapkan pandangan dunia tentang sang seniman. Penampilan Erica yang naif dan menyenangkan telah memastikan reputasinya sebagai salah satu seniman kontemporer paling dicari di Asia Tenggara.

Dalam karya Erica, banyak subjek dipajang di kanvas yang menyajikan pengaturan yang kompak dan penuh sesak. Jarang sekali Erica menampilkan topik yang memiliki ceritanya sendiri; Dalam bentuk yang dia cat, ada bentuk lain, dalam sebuah adegan lalu ada adegan lain. Meski sudah penuh dengan berbagai adegan, lukisannya tetap memberi kesan bahwa hanya fragmen cerita yang lengkap yang bisa dilihat di kanvas. Kritikus seni, M. Dwi Marianto, mengamati bahwa Erica cenderung mengubah sifatnya dengan melebih-lebihkan karakter fisik atau sifatnya, sampai pada titik dimana mereka menjadi seperti karikatur. Dia menempatkan lukisannya secara radikal atau imajinatif di atas kanvas, menentang perspektif.

Biasanya, Erica menggambarkan pengalamannya sendiri dalam adegan yang menampilkan karakter utama dalam lingkungan yang sangat sibuk. Dia memperhatikan lingkungan sekitar, melukisnya dengan sangat rinci. Erica menjiwai benda-benda di sekitarnya untuk membuat mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari materi pokok karyanya. Dia menggunakan bentuk sederhana dan warna primer yang cemerlang untuk lebih meningkatkan rasa animasi, dan akibatnya lukisannya tampak menyenangkan.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia

Source http://www.artnet.com/ http://www.artnet.com/artists/erica-hestu-wahyuni/noah-with-prosperity-sand-A8zATVwlfO2wZa8rd9wC-Q2 https://id.m.wikipedia.org/wiki/Nabi_Nuh
Comments
Loading...