Aliran Lukisan Ekspresionisme

Kebebasan distorsi bentuk dan warna

Karya Popo Iskandar
0 3.031

Aliran Ekspresionisme adalah aliran seni lukis yang memberikan kebebasan distorsi bentuk (Perubahan bentuk yang tidak sempurna akibat tidak sesuainya ukuran dengan proporsi gambar pada awalnya) dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari dalam (baik objeknya maupun senimannya).

Ciri-ciri Aliran Seni Lukis Ekspresionisme

  • Lebih banyak mengungkapkan jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia seseorang
  • Ungkapan isi hati seseorang.
  • Pemilihan Warna diutamakan
  • Imajinasi seseorang

Pelukis Dari Abad 20 yang Tergolong Aliran Ekspresionisme

  • Jerman: Heinrich Campendonk, Emil Nolde, Rolf Nesch, Franz Marc, Ernst Barlach, Wilhelm Lehmbruck, Erich Heckel, Karl Schmidt-Rottluff, Ernst Ludwig Kirchner, Max Beckmann, August Macke, Elfriede Lohse-Wächtler, Ludwig Meidner, Paula Modersohn-Becker, Gabriele Münter, dan Max Pechstein.
  • Austria: Egon Schiele dan Oskar Kokoschka
  • Russia: Wassily Kandinsky dan Alexei Jawlensky
  • Netherlands: Charles Eyck, Willem Hofhuizen, Jaap Min, Jan Sluyters, Jan Wiegers dan Hendrik Werkman
  • Belgia: Constant Permeke, Gust De Smet, Frits Van den Berghe, James Ensor, Floris Jespers, dan Albert Droesbeke.
  • Perancis: Gen Paul dan Chaim Soutine
  • Norwegia: Edvard Munch
  • Swiss: Carl Eugen Keel
  • Indonesia: Affandi Koesoema, Popo Iskandar, Zaini.

Semoga bermanfaat para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Lukisan Indonesia Lukisan Oroginal Karya Maestro Indonesia
Comments
Loading...