Anusapati

Pelukis Indonesia

Anusapati
0 2.631

Anusapati (lahir tahun 1957 di Solo / Surakarta, Indonesia).

Anusapati

Anusapati tinggal dan bekerja di Yogyakarta. Lulusan Sekolah Seni dan Desain Pratt Institute, dia telah dipamerkan secara internasional di Singapura, Jepang, India, Australia, Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Italia, Rusia, Turki dan Afrika Selatan. Dia menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di tahun 60an bermain di bawah naungan pohon karet di Cibubur, saat itu pinggiran pedesaan Jakarta, ibu kota Indonesia. Ia tertarik terhadap peralatan kayu yang ia temukan tergeletak di sekitar, seperti peralatan perkebunan yang digunakan untuk menggiling padi.

Sepanjang karir seninya, Anusapati selalu asyik dengan kayu dan asalnya: pepohonan. Di Jawa Tengah tempat Anusapati tinggal sekarang, pepohonan mudah tumbuh cukup banyak karena tanahnya subur. Orang menikmati naungan sejuk pohon sebagai perlindungan dari panas. Sayangnya, pepohonan dan nuansa sejuknya semakin berkurang seiring waktu dan urbanisasi. Anusapati mencoba menciptakan nuansa pohon melalui gambar arangnya yang halus. Pepohonan menggambarkan kesan siluet atau bayangan pepohonan, seperti bayangan dari pohon yang rimbun di tanah saat kita menikmati keteduhan. Gambar monokromatik sederhana dan memukau dari berbagai jenis pohon ini dimaksudkan sebagai pengingat dan peringatan akan masalah lingkungan yang memburuk yang kita hadapi saat ini.

Masalah ini berasal dari berkurangnya hutan akibat urbanisasi yang merajalela dan penebangan hutan yang tidak bertanggung jawab. Seringkali kita tidak menyadari betapa hal sederhana seperti nuansa pohon sangat berharga. Artinya, sampai kita kehilangan mereka.

Dengan karya tiga dimensi, Anusapati memberikan kebebasan yang tidak biasa pada kayu. Ia mendengar suaranya dengan cara yang tidak terduga. Gaya sederhana, gambarnya mudah dikenali. Namun, perbedaan pohon dengan pengalaman dan harapan sehari-hari memberi potongan kualitas unik yang mendorong pikiran untuk memikirkan berbagai jalur. Artikulasi, misalnya. Sekilas dari kejauhan, seperti barisan cabang kayu tergantung di dinding. Tapi setelah dilihat lebih dekat, rincian tak terduga menunjukkan diri mereka sendiri.

Penggunaan media arang Anusapati di atas kertas karena gambarnya tidak berdasarkan pertimbangan estetika saja. Kertas dan arang berasal dari sumber yang sama: pohon. Benda tiga dimensi juga terbuat dari bahan organik alami seperti kayu, cabang pohon yang telah jatuh, kertas, buku, daun dan biji. Objek itu dipilih atas dasar pemikiran yang sama tentang pepohonan, alam dan lingkungan kita. Bersama-sama, objek tersebut mengundang kita untuk merefleksikan dan mempertimbangkan kembali bagian dan tindakan kita sendiri pada lingkungan.

Karya Lukisan

  • Dream #1
  • Dream #2
  • Dream #3
  • Dream #4
  • Dream #5
  • Shadow #1
  • dll

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Sinsinfineart.com http://sinsinfineart.com/anusapati.html
Comments
Loading...