Pelukis Bagong Kussudiardja

Memulai karir sebagai penari Jawa klasik

Bagong Kussudiardja
0 3.182

Bagong Kussudiardja (lahir di Yogyakarta, 9 Oktober 1928 – meninggal di Yogyakarta, 15 Juni 2004 pada umur 75 tahun) adalah seorang Koreografer dan Pelukis Indonesia. Bagong memulai kariernya sebagai penari Jawa klasik di Yogyakarta pada 1954. Ia berkenalan dengan seni tersebut melalui Sekolah Tari Kredo Bekso Wiromo, yang dipimpin oleh Pangeran Tedjokusumo, seniman tari ternama. Ia adalah ayah dari Butet Kertaradjasa dan Djaduk Ferianto.

Sebagai pelukis yang mendapat banyak penghargaan nasional maupun internasional. Ia belajar melukis secara formal di ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia, sekarang dikenal sebagai Institut Kesenian Indonesia – ISI), Yogyakarta. Di ASRI, Bagong dididik oleh seniman-seniman seperti Sudiarjo, Hendra Gunawan dan Kusnadi. Sebelumnya ia pernah belajar di Taman Siswa, dan setelah dari ASRI Bagong melanjutkan belajar tari modern di Martha Graham, New York, Amerika Serikat.

Penghargaan
  • Medali Emas dari Paus Paulus VI pada tahun 1973.
  • Satya Lencana Dwija Setia pada tahun 1975.
  • Medali Emas dari Pemerintah Bangladesh pada 1981.
  • Art Award dari Pemerintah Indonesia pada tahun 1985.
  • ASEAN Penghargaan pada tahun 1987.
  • Art Award dari Pemerintah Yogyakarta pada 1988.
  • Penghargaan dari Menteri Pariwisata.
  • Pos dan Telekomunikasi pada tahun 1992.
  • Yogyakarta Lukisan Penghargaan Biennial pada tahun 1988 dan 1992.
Karya Lukisan
  • Tangki Minyak
  • Tulang Belulang Berserakan
  • Sketsa Kecil
  • Komposisi Rajah
  • Giring Angin
  • Gedung-gedung Tua
  • Monumen
  • Parangkusuma
  • Kuda Lumping
  • Guru Tari
  • Barong
  • Penari Bali
  • Dufan
  • Kresno Topo
  • Ngaso
  • Wanita Nelayan
  • Model
  • Dll

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Lukisan Indonesia Bagong Kussudiardja
Comments
Loading...