Bonyong Munni Ardhi

Pelukis yang menberontak dengan idiom-idiom visual

Bonyong Munni Ardhi
0 2.754

Bonyong Munni Ardhi lahir di Malang pada tahun 1946. Seniman ini muncul sebagai pemberontak dengan idiom – idiom visual yang baru pada Gerakan Seni Rupa Baru tahun 1975. 

Perjalanan Karier Bonyong Munni Ardhi

Bonyong Munni Ardi, salah satu tokoh Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia (GSRBI) tahun 1975 dikukuhkan sebagai Empu Seni Rupa di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta pada tanggal 15 Juli 2017. Pengukuhan dilakukan oleh Rektor ISI Surakarta, Prof Dr Sri Rochana W S,Kar M.Hum dalam kegiatan Diesnatalis ISI Surakarta ke-53 bertempat di Pendapa Ageng ISI Surakarta.

Bonyong merupakan salah satu seniman yang terlibat dalam Pernyataan Desember Hitam 1974. Menurut Jim Supangkat (kurator dan kritikus seni), Bonyong adalah salah seorang perupa yang menandai kemunculan seni rupa kontemporer di Indonesia (dalam buku Bonyong Gugat, 2010:4). Selain itu, Bonyong dikenal sebagai pemberontak idiom-idiom visual yang baru dalam Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia (dalam buku Masterpieces of The Indonesia National Gallery, 2012:39).

Pameran

Pada pameran Kepribadian Apa ( Pipa ) di Seni Sono Yogyakarta ia membuat karya performing art berjudul “Hotel Asean Tower” . Ia memerankan sebagai pengemis di bawah bedeng yang bertuliskan “Akan di bangun Asean Tower dengan kontraktor CV. Suhartono”. Pameran itu akhirnya ditutup polisi karena dianggap menyindir ketimpangan pemerintah Suharto dalam pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Bonyong sangat aktif mengikuti pameran di tingkat nasional dan juga pernah mengajar di Fakultas Seni Rupa di STSI Surakarta.

Karya Lukisan

  • Bibir
  • The Flag of Red and White
  • ASEAN Tower
  • Etalase
  • Meja Belajar
  • Kolase Boneka
  • Poster 75
  • Adam Malik
  • Dunia Petani dan Kontradiksinya
  • Dll

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Pelukis Indonesia Bonyong Munni Ardhi
Comments
Loading...