0 2.435

Dan Hisman, lahir di Sumedang, Jawa Barat, 7 November 1942. Ia merupakan salah satu seniman Indonesia di dalam seni rupa kontemporer dengan karya yang berkualitas.

Karya-karyanya begitu unik. Ia menemukan teknik khusus lukisan yang disebut ’Patung Volumetrik Lukisan’ (SVP). Dengan teknik SVP-nya ia mencoba untuk membuat suatu gambar patung diatas kanvas secara utuh wujud sosok, bentuk dalam lukisannya seolah-olah hadir diantara dua ruang yaitu ruang ilusi dan ruang nyata dimana kita berada. Jadi lukisannya menunjukkan kesan sebagai objek tiga dimensi.

Perjalanan Karier Dan Hisman

  • Seorang sarjana Seni Rupa ITB Bandung.
  • Lulusan dari Departemen Seni Rupa dan Perencanaan Jurusan Seni Lukis.
  • Merupakan murid dari pelukis Sri Hadi Sudarsono dan pelukis Sadali.
  • Pernah bekerja di Dinas kebudayaan Pemda DKI Jakarta dan menulis sejumlah artikel dan buku-buku tentang sosial dan budaya.

Pameran

Tercatat beberapa kali mengikuti pameran, baik itu pameran tunggal maupun pameran bersama di dalam negeri maupun di luar negeri.

  • Di dalam negeri pameran tunggalnya antara lain (1995) Pameran Tunggal Lukisan ’Figur-Figur Besi’ di Balai Budaya Jakarta,
  • (1996)Pameran Tunggal Lukisan ’Volumetrik’ di Galeri Cipta II TIM, Jakarta,
  • (1999) Pameran Tunggal Lukisan dan Instalasi ’Kawat Duri, di Galeri Nasional Jakarta.
  • Pameran Bersama yang di ikutinya antara lain tercatat ia beberapa kali mengikuti pameran bersama Pelukis Jakarta,
  • pameran lukisan ’4 Dimensi’  bersama Aceng Arief, Yusuf Affendi dan Wiyoso Yudoseputro.
  • Pameran bersama Biennale X  di TIM, Jakarta,
  • Pameran Bersama Biennale XI di TIM, Jakarta (2006) ,
  • Pameran bersama ’Milestones’ di TIM, Jakarta.

Pameran diluar negeri yang pernah ia ikuti antara lain,

Tahun 1999, mengikuti pameran lukisan ’Contemporary Indonesia Art’ yang diselenggarakan di The Royal Academy of Art Antwerp, Belgia, pameran di Sotheby, Singapura dll. Selain itu ia juga beberapa kali mendapat kesempatan untuk melaksanakan observasi mengenai perkembangan seni lukis di beberapa museum di luar negeri, antara lain di Amsterdam (Belanda), Roma (Italia), Paris (Perancis), London (Inggris), Bangkok (Thailand), Antwerpen (Belgia) dan Los Angeles (Amerika Serikat).

Penghargaan

  • Wendy Sorensen Memorial Fund (1975)

Karya Lukisan

  • Who Killed Munir
  • Black Period II


Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Pelukis Indonesia Dan Hisman Kartakusumah
Comments
Loading...