Deny Pribadi

Pelukis Indonesia

Deny Pribadi
0 14.840

Deny Pribadi, salah satu pelukis dari Indonesia. Ia menyajikan kombinasi unik antara gaya lukis abstrak dan figuratif. Ia melukis dengan emosi dengan gaya spontan, yang mencerminkan perasaan bahagia. Karakter dan simbol yang dia jelajahi dalam karyanya berasal dari keanekaragaman imajinasinya. Lukisannya menggambarkan kisah manusia sebagai predator dan keserakahan kita yang selalu ingin mendominasi, berkoloni dan bertarung – semua hanya untuk bersenang-senang.

Suguhan Karya

Seni lukis memang secara historis mendominasi perkembangan sejarah seni rupa modern (Barat). Bisa dibilang, sejarah seni rupa modern (Barat) adalah sejarah seni lukis, sekalipun seni patung, grafis, juga berkembang. Seni lukis tetap menduduki isu terheboh. Sekian banyak aliran-aliran seni rupa modern didasarkan atas fakta ontologis berupa seni lukis. Ia menjadi objek kajian utama dan kehadirannya dimaknai berulang-ulang. Atau orang memproduksi wacana dalam rangka menciptakan karya, dan kehadiran mereka pada akhirnya akan menciptakan perbedaan (difference).

Kata kunci tiap karya seni dalam konteks ini sesungguhnya bertolak antara hubungan karya, wacana (discourse), dan perbedaan. Tiga kata kunci ini menurut Derrida membentuk konfigurasi triadik. Karya dibentuk oleh wacana untuk menciptakan perbedaan. Atau karya merangsang pembentukan wacana untuk kemudian menciptakan perbedaan.

Karya tersebut pada awalnya dipahami sebagai proses individual, ada dalam wilayah interior yang paling intim, tertutup, bahkan dianggap memiliki aurora spiritualitas. Dengan ini, kemudian karya dimaknai sebagai suatu entitas yang auroratik, milik individu, karena itu bersifat tunggal, tak bisa di-copy oleh siapa pun.

Sebaliknya, kini sebuah karya berada dalam ruang terbuka, eksterior, dan profan. Karena itu menciptakan karya dengan semena-mena ditafsir secara bebas, bahkan cenderung manipulatif. Karya seni yang sesungguhnya ”biasa” dianggap ”luar biasa”, atau sebaliknya. Seniman yang pandir bisa dianggap brilian, atau sebaliknya. Di sinilah terbuka peluang untuk bermain dengan berbagai pola permainan tafsir untuk mendudukkan karya seni tertentu menjadi karya ikonik, kanonik, dan seolah-olah penting dalam sejarah.

Berbeda dengan seniman lukis lainnya seperti Auly Kastari dengan bidang besar mengajak kita untuk merenungkan sebuah paradoks zaman ini, yaitu antara kecucian dan kejujuran harus berhadapan dengan kekerasan. Atau Atie Krisna menyodorkan nostalgia tentang kebermaknaan suatu benda bernama ”ceret” sebagai simbol jejak keuletan kerja dan keberlangsungan kehidupan. Disini, Deny Pribadi banyak mengungkap soal interogasi masyarakat zaman ini, yang sering menjajakan perilaku kekarasan, dominasi, dan arogansi.

Pendidikan Deny Pribadi
  • Indonesia Art Institute of Jogjakarta – Indonesia.
 Karya Lukisan
  • Lock and Smile
  • Soul Power
  • Hug
  • Wieso
  • Stupido
  • Hunting
  • Dialog Begin What Next
  • Remedy
  • Doggy Style
  • Core
  • Peace
  • Focus
  • Ninja
  • Under Construction
  • Trade
  • Times Is Coming For Escape
  • Flexibel
  • Living In The Black Cloud
  • Brainwash
  • Working For People=shit
  • Lost The Power
  • Let’s The Rock
  • Impostor
  • The Dictator Dog
  • Hitch Hiker
  • Gandhi
  • Elefunk
  • Dancing
  • Chick Dilemma
  • Confused = Release Me
  • Save The Monkey
  • In God I Trust
  • Tree Of Life
  • Last Tree
  • She Shoot The Sherif
  • Negotiation
  • The Cleaner
  • Virus Of Life
  • Grass To Grow Slightly
  • Urban Rebellion
  • Crystallization
  • My Dear I Hate You

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Pelukis Indonesia Deny Probadi
Comments
Loading...