Emiria Sunassa

Pelukis Indonesia

Emiria Sunassa
0 34.630

Emiria Sunassa merupakan pelukis perempuan pertama di Indonesia. Lahir Tanawangko (Kampung Tidore), Sulawesi Utara tahun 1895. Putri Sultan Tidore, gemar melukis sejak masih kanak-kanak. Namun, ayahnya keberatan jika ia mengembangkan bakatnya. Sewaktu muda, hidupnya berpindah-pindah dan tak pernah tinggal lama di satu tempat.

Perjalanan Karier Emiria Sunassa

  • Pada usia 18 tahun, ia mengikuti pendidikan perawat di Rumah Sakit Cikini Jakarta.
  • Dua tahun kemudian berangkat ke Eropa setelah menikah dengan seorang diplomat asing yang dikenalnya di Jakarta.
  • Di Eropa ia sempat belajar tari balet dari Miss Duncan di Dalcroze School, Brussel, Belgia dan dari Green di Amsterdam, Belanda.
  • Setelah bercerai dengan suaminya, ia kembali ke Indonesia.
  • Di Indonesia ia bertemu dengan seorang Belanda, Guillaume Frederic Pijper, seorang Kepala Kantor Urusan Bumiputra di bawah pemerintah kolonial yang sangat menyukai seni. Pijper-lah yang kemudian mendorongnya untuk melukis.
  • Atas bantuan Pijper, berhasil menghasilkan lukisan pertamanya pada tahun 1940 yang berjudul ‘Telaga Warna’, setelah sebelumnya mereka berdua pergi mencari inspirasi ke Telaga Warna di daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat.
  • pada 23 Oktober 1938 pertama kali lukisannya di pamerkan di PERSAGI.
  • Di masa kependudukan Jepang, ia masuk bagian seni Keimin Bunko Shidosjo (Pusat Kebudayaan), yang dibentuk pemerintah militer Jepang untuk tujuan propaganda. Pada 29 Agustus 1942, Pusat Kebudayaan tersebut memulai kegiatannya dengan pameran lukisan, ia satu-satunya perempuan yang ikut.

Pameran

Pada akhir tahun 1943, ia  yang namanya pernah tercatat dalam buku Orang Indonesia Terkemoeka di Djawa terbitan Goenseikanbu tahun 1944, dengan nama lengkap Emiria Sunassa Wama’na Putri Al Alam Mahkota Tridore gelar Emma Wilhemina Parera ini juga sempat memamerkan sejumlah lukisan dengan objek lukisan berupa patung masyarakat suku Indonesia dalam sebuah pameran di Jakarta.

Penghargaan

  • Hadian Saiko Sjikikan (1942),
  • Tercatat dalam buku Orang Indonesia Terkemoeka di Djawa terbitan Goenseikanbu (1944)

Karya Lukisan

  • Telaga Warna (1940),
  • Pasar,
  • Angklung,
  • Orang Irian dengan Boeroeng Tjenderawasih (1948),
  • Mutiara Bermain,
  • Kembang Kemboja di Bali (1958),
  • Wanita Sulawesi (1958),
  • Market (1952),
  • Panen Padi (1942),
  • Pengantin Dayak,
  • Mario Penari Bali,
  • Dua Wajah Papua,
  • Pemanah Dayak
  • Dll

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Elukis Indonesia Emiria Sunassa, Perupa Perempuan Genius
Comments
Loading...