0 2.522

Hanafi dilahirkan di Purworejo, Jawa Tengah, 05 Juli 1960. Ia menamatkan pendidikan seni rupa di Sekolah Seni Rupa (SSRI) Yogyakarta pada 1979.

Perjalanan Karier Hanafi
  • Karya-karya Hanafi tidak melulu lukisan, tetapi juga seni instalasi, baik yang dipamerkan maupun diikutkan dalam proyek kolaborasi dengan seniman lain, seperti dalam pementasan teater, tari dan sastra.
  • Di studionya, di kawasan Pancoran Mas, Depok, ia bersama istrinya, Adinda Luthvianti, mengadakan pelatihan seni untuk anak-anak setempat.
  • Lukisan-lukisannya, terutama, mengangkat kembali pamor lukisan abstrak yang pada awal 1990-an mulai ditinggalkan oleh perupa di Indonesia.
Pameran

Sejak awal 1990 hingga tahun ini, Hanafi telah menggelar tak kurang dari 37 pameran tunggal dan 78 pameran bersama.

Pameran tunggal pertamanya yang sempat tercatat berlangsung di Hilton Executive Club, Jakarta, pada 1993. Sejak itu, hampir setiap satu atau dua tahun, ia menggelar pameran tunggal.

  • Yang terakhir adalah seri Migrasi Kolong Meja di Galeri Semarang dan Komaneka Fine Art Gallery, Ubud.
  • Sebelum itu adalah Hanafi Solo Exhibition, Ciptadana, Jakarta, dan Sin Sin Fine Art, Hong Kong (2011).
  • Saat Usia Lima Puluh, Komaneka Fine Art Gallery, Ubud, dan Galeri Nasional Indonesia, Jakarta (2010).
  • Of Spaces and Shadows, Selasar Sunaryo Art Space, Bandung, dan Galeri Salihara, Jakarta (2009).
  • Tiga Hari dalam Sepatu, Bentara Budaya Jakarta (2005).
  • Sepuluh Tahun Pertama, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta (2002).
  • Sabuk-Sabuk Hanafi, Gorong-gorong Budaya, Depok (2005).
Pameran bersama
  • Restart, ICAD 2013, Grand Kemang Hotel, Jakarta (2013).
  • Ekspansi, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta (2011).
  • Art Beijing 2008.
  • National Agricultural Exhibition Center, Beijing (2008).
  • Jakarta Biennale X, Galeri Cipta II, TIM (1996).
Karya kolaborasi dengan seniman lain
  • Mirah Mini: Hidupmu, Keajaibanmu, bersama novelis Nukila Amal, dia.lo.gue Art Space, Jakarta (2012).
  • Hujan Mencari Kali, bersama Hikmat Gumelar dan Adinda Luthvianti, Universitas Padjadjaran Bandung (2010).
  • Window, bersama Liem Fei Shen (koreografer Singapura) dan Maxine Heppner (penari Kanada),  Substation, Singapura (2002).
Penghargaan
  • Anugerah Kebudayaan FIB UI (2005).
  • Finalis Indofood Art Awards (2003, 2002).
  • 10 Terbaik Philip Morris Indonesia Art Awards.
Karya Lukisan

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Pelukis Indonesia Hanafi Pelukis Hanafi Rindu Telur Asin
Comments
Loading...