Pelukis Hardi

Karya ekspresionisnya mendunia

R. Soehardi
0 3.418

Hardi (lahir di Blitar, Jawa Timur, 26 Mei 1951; umur 66 tahun) adalah seorang seniman pelukis dan budayawan Indonesia. Terlahir dengan nama R. Soehardi ia adalah salah satu pelukis aliran ekspresionis yang terkenal dan aktivis lintas seni dan kebudayaan di Indonesia yang sekarang bermukim di Jakarta. Tanggal 5 Desember 1978 merupakan babak sejarah bagi Hardi. Saat itu dia ditangkap dan meringkuk di tahanan Laksusda Jaya, karena lukisan foto dirinya, berukuran 60 x 30 cm, dengan pakaian jendral berbintang dan bertajuk Presiden tahun 2001, Soehardi. Pamasangan foto dirinya di tengah pemerintah represif dan militeristik Orde Baru merupakan protes dan perlawanan, sekaligus tantangan kepada penguasa. Namun, berkat campur tangan Wakil Presiden Adam Malik saat itu, Hardi dibebaskan.

Karier
  • Sejak tahun 1970 hidup di Ubud, Bali melukis bersama W. Hardja, Anton Huang, kemudian kuliah di Akademi Seni Rupa Surabaya.
  • Antara 1971 – 1974 Hardi kuliah di STSRI ASRI Yogyakarta.
  • Tahun 1975 – 1977 kuliah di De Jan Van EYC Academie di Maastricht, Belanda.
  • Dalam bidang senirupa Hardi berguru kepada Daryono, Fadjar Sidik, Widayat, Prof. Hans Seur, Prof. Pieter De Fesche, Nyoman Gunarsa, dan Drs. Sudarmadji.
  • Karya lukis Hardi di era 19701980an yang banyak mengekspos masalah sosial, dan menjadi pencetus Gerakan Seni Rupa Baru yang fenomenal, menjadi karya-karya yang teduh, meski tetap dengan sapuan yang galak.
  • Ketua UMUM Ormas Seniman Indonesia Anti Narkoba (SIAN) di bawah naungan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN).
  • Tahun 1976  mengadakan pameran tunggal di Heerlen, Belgia, kemudian di Taman Ismail Marzuki, Bentara Budaya, Balai Budaya, Komala Galerry Ubud, Wisma Seni Depdikbud, Hotel Sahid.
  • Pada tanggal 18 April 1999 sampai dengan 18 Mei 1999, Hardi mengadakan pameran tunggal di Graha Budaya Indonesia di Tokyo.
  • Akhir Mei 2008 mengikuti pameran bersama “Manifesto” di Galeri Nasional Hardi menghadirkan karya bertema tersangka terorisme berjudul Waiting for the death penalty.
  • Lukisan Hardi digunakan untuk kulit depan 4 buku di Rusia, antaranya buku puisi “Kembalikan Indonesia Padaku” oleh Taufiq Ismail (2010), antologi cerpen Malaysia dan Indonesia “Darah Melayu” (2011), Buku Rujukan Ringkas “Indonesia” (2013), Mencari Mimpi. Puisi Modern Indonesia dalam terjemahan Victor Pogadaev
Karya Lukisan Hardi
  • Butoh
  • Raba-raba Teksture
  • Sang Direktur
  • Tempe Emas
  • Presiden R.I tahun 2001 [Hardi]
  • Dua Penari
  • Laskar Wanita
  • Pasien AIDS
  • Penari Legong dan Satwa
  • Asian Children Calling
  • Dua Sahabat Bali
  • Pemuda Bali
  • Pemuda Sunda
  • Two Dancer’s
  • Tawaf
  • Gelora Reformasi II
  • Remember Anglingdarmo
  • Sundance Girl
  • The Great Indonesia Nude
  • The Jakarta Dancer’s
  • The Woman Spirit
  • Jepang Yanaguni
  • Mushardi
  • Rumah Perawan
  • Orang Miskin Di Kota
  • Crouching Tiger In Yellow
  • Cantik
  • Cap Gomeh
  • Dewi Saraswati [ Kuta ] Menangis
  • Pengemis Petak 9
  • Sang Pejantan
  • 2015
  • Wajah Kontemporer Kita
  • Burung Dalam Sangkar
  • Kisah Lartika Ratna Thahir
  • Antara Karawang – Bekasi
  • Penjual Koran Di Kejar Polisi

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Lukisan Indonesia Hardi
Comments
Loading...