Pelukis Hendra Gunawan

Pelukis yang menuangkan idenya lewat Sanggar Pusaka Sunda

Hendra Gunawan
0 3.463

Hendra Gunawan (lahir di Bandung, Hindia Belanda, 11 Juni 1918 – meninggal di Bali, Indonesia, 17 Juli 1983 pada umur 65 tahun). Anak dari Raden Pawiranegara dan Raden Odah Tejaningsih.

Bakat melukisnya terlihat sejak masih SD, hal ini ditunjukan dari kemampuan ia melukis benda-benda disekitar seperti buah-buahan, wayang golek, bunga dan lain-lain. Dan setelah ia menginjak ke SMP, ia mulai menekuni dunia lukis dengan menggambarkan pemandangan.

Asal muasalnya ia berkenalan dengan Wahdi Sumanta dan Abdullah Suriosubroto kemudian bertemu dengan Affandi, Sudarso dan Barli. Dari Wahdi ia dikenali dengan banyak ilmu tentang melukis, namun ternyata tidak hanya melukis bahkan Hendra mengikut serta ke dalam kelompok sandiwara Sunda. Pengalaman demi pengalaman ia lalui untuk mengasah kemampuannya.

Saat pertemuan dengan Affandi Sang Maestro, niatnya menjadi pelukis semakin besar. Ia mulai memberanikan diri untuk melukis dan berkarya. Pertemuan dengan Affandi membuat sebuah fase besar bagi hidupnya, baginya sosok Affandi sangat inspiratif dan motivator. Cintanya terhadap seni tidak hanya ia tumpahkan pada sebuah kuas, namun ia membentuk Sanggar Pusaka Sunda di tahun 1940.

Karya Lukis Hendra Gunawan
  • Bisikan Iblis
  • Sketsa
  • Perempuan Menjual Ayam
  • Pasar dipinggir Laut
  • Jual Beli dipasar
  • dan lain-lain.
Penghargaan
  • Presiden Joko Widodo atas nama negara memberikan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma kepada dedikasi Hendra Gunawan. Acara penyematan berlangsung di Istana Negara. Jakarta, 13 Agustus 2015.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Lukisan Indonesia Hendra Gunawan
Comments
Loading...