Pelukis Heri Dono

Seorang pelukis animisme

Heri Dono
0 3.246

Heri Dono (12 Juni 1960, Jakarta) ialah seorang seniman lukis yang sekarang berbasis di Yogyakarta, Indonesia. Semenjak kuliah di Institut Seni Indonesia di Yogyakarta, dan memenangkan penghargaan lukisan terbaik dua kali pada tahun 1981 dan 1985, kariernya terus menanjak ke berbagai pameran kelompok maupun tunggal di seluruh penjuru dunia. Medium yang digunakannya beraneka ragam, tetapi pilihannya sering jatuh pada karya instalasi yang menggunakan materi-materi ‘sehari-hari’ dan berteknologi sederhana. Di dalam figur-figur yang muncul pada karyanya, seringkali bisa dilihat pengaruh wayang kulit.

Sejak tahun 1990 Heri telah mengikuti puluhan kali residensi, baik di dalam negeri ataupun luar negeri, antara lain: Swiss, Inggris,  Selandia Baru, Wales, Amerika Serikat, Singapura, Kanada, Jerman, Brazil, Norwegia, Cina, Korea Selatan, Belanda, dan Italia.

Karier

Pameran Tunggal

  • 1988
    • Cemeti Contemporary Art Gallery, Yogyakarta, Indonesia; Mitra Budaya Indonesia Gallery, Jakarta, Indonesia; Bentara Budaya Gallery, Yogyakarta, Indonesia.
  • 1991
    • Unknown Dimensions, Museum fur Volkerkunde, Basel, Switzerland.
  • 1993
    • Canberra Contemporary Art Space, ACT, Australia.
  • 1996
    • Blooming in Arms, Museum of Modern Art, Oxford, England.
  • 2000
    • Dancing Demons and Drunken Deities, The Japan Foundation Forum, Tokyo, Jepang.
  • 2001
    • Trap’s outer Rim, Cemeti Art House, Yogyakarta, Indonesia
    • Fortress of the Heart, Gajah Gallery, Singapura.
  • 2002
    • Interrogation, Center A, Vancouver, Canada
    • Heri Memprovokasi Heri, Nadi Gallery, Jakarta, Indonesia
    • Free-DOM, Bentara Budaya, Jakarta, Indonesia
    • Reworking Tradition I & II, Singapura
  • 2003
    • Upside Down Mind, CP Artspace, Washington, Amerika Serikat
    • Heri Dono, Australian Print Workshop, Melbourne, Australia
    • Perjalanan Spiritual Heri Dono, Galeri Semarang, Indonesia
  • 2004
    • Who’s Afraid of Donosaurus?, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta
  • 2006
    • Broken Angels, Gertrude Street Gallery, Melbourne, Australia

Pameran International

  • 4th Biennial of Indonesian Young Artists” di Taman Ismail Marzuki, Jakarta (1984).
  • “1st Asia Pacific Triennial of Contemporary Art” di Queensland Art Gallery, Brisbane, Australia (1993).
  • “Gwangju Biennale” di Korea Selatan (1995, 2006, 2014).
  • “Universalis, 23rd São Paulo Biennial” di São Paulo, Brazil (1996).
  • “Havana Biennial” di Cuba Pavilion, Havana, Cuba (2000).
  • “Shanghai Biennale” di Shanghai Art Museum, Shanghai, Cina (2000).
  • “Yokohama Triennale” di Yokohama, Japan (2001).
  • “Zone of Urgency, Venice Biennale” di Italia (2003).
  • “Belonging, Sharjah International Biennial” di Sharjah, UAE (2005).
  • “56th Venice Biennale” di Venezia, Italia (2015).
Penghargaan
  • “The Best Painting Awards” dari ISI Yogyakarta (1981 & 1985).
  • “Young Indonesian Artists” dari Alliance Française dan ITB Bandung (1989).
  • “I Gusti Nyoman Lempad Prize” (1992).
  • “Prince Claus Award” (1998).
  • “UNESCO Prize for the International Art Biennial, Shanghai, China” (2000).
  • “Yogyakarta Art Prize” (2003).
  • “2nd Annual Enku Grand Award” (2003).
  • “Academic Art Award, Professional Artist” dari ISI Yogyakarta (2006);
  • “AMICA Art Award: Male Favorite Artist” (2009).
  • “Visual Art Award 2011, for Dedication, Contribution and Achievement in Visual Art Fields from 2000 to 2010” dari Indonesia Art Motoring Award (2011).

Pada tahun 2015, karya Heri dipamerkan dalam pameran tunggal berjudul “Animachines” di Färgfabriken, Stockholm, Swedia. Tiga belas karya instalasi Heri yang dipamerkan dalam “Animachines” dinilai merupakan gabungan antara animasi dan animisme. Karya yang dipajang dianggap menarik karena beberapa instalasi dapat melibatkan pengunjung. Berbagai hasil karya Heri tersebut dinilai merupakan sebagai hasil dari pertanyaan Heri terhadap perkembangan budaya dan sosio-politik akibat pengaruh globalisasi dan demokrasi Indonesia, terutama pada masa setelah reformasi.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Lukisan Indonesia Heri Dono dan Karyanya
Comments
Loading...