Herry Dim

Pelukis Indonesia pertama yang menggelar pameran tunggal di Palais de Nations, Jenewa

Herry Dim
0 2.543

Herry Dim (lahir di Bandung, Jawa Barat, 19 Mei 1955; umur 62 tahun) adalah seorang pelukis Indonesia.

Pendidikan dan Karier Herry Dim
  • Herry menjadi pelukis pertama Indonesia yang menggelar pameran tunggal di Palais de Nations, Jenewa, 20-24 November 2008.
  • Ia mulai giat betul melukis selepas SMA pada tahun 1973
  • Pada tahun 1975 ikut bergabung dengan Bengkel Pelukis Jakarta.
  • Bergabung dengan Sanggar Garajas pada tahun 1976.
  • Herry Dim kembali ke Bandung pada tahun 1978.
  • Pada tahun 1983 bersama seniman-seniman lainnya medirikan Kelompok Seniman Bandung.
  • Herry Dim pernah tinggal di Berlin selama 6 bulan. Sempat melakukan kegiatan seni di Mime Centrum dengan seniman setempat dan seniman Ethiopia.
  • Selain melukis Herry Dim mengerjakan pula artistik untuk seni pertunjukan (drama, tari, musik), seni grafis, disain grafis, seni instalasi, dan kadang-kadang menulis esei seni dan kebudayaan di berbagai media.
  • Herry Dim pun tercatat sebagai penemu “Wayang Motekar,” sejenis seni teater bayang-bayang (shadow puppet theater) yang selama tiga millenium selalu tampil berupa silhouette (hitam putih) kini melalui tangan dan kreativitas Herry Dim menjadi bisa tampil berwarna.
Pameran
  • International Exhibition of Asian Artists (Bandung)
  • Biennale Yogyakarta
  • Festival Istiqlal
  • Biennale Jakarta
  • Non-Aligned Countries Contemporary Art Exhibition
  • 3 Indonesian Contemporary Artists (Jakarta)
  • Rites to the Earth yang bersambung dengan peristiwa “Ruwatan Bumi”
  • International Exhibition of Asian Artists (Kualalumpur)
  • International Exhibition of Asian Artists (Fukuoka}
  • Container 96: Art Across the Oceans (Copenhagen)
  • 6 Indonesian Painters di Darga & Lansberg Gallery, Paris, 1998.
  • “Senirupa Ritus – Ritus Senirupa” (1986)
  • “Senirupa dan Sastra” (1991)
  • “Menyongsong Millenium ke-3” (1993)
  • “Instalasi 10 Biografi” (1993-94)
  • Lukisan dan Instalasi “Sebuah Ruang Tamu Tak Berpenghuni” sebagai ungkapan keprihatinan atas peristiwa bredel tiga media cetak (1994)
  • “Instalasi Bebegig” (1994)
  • “gonjangganjingnegeriku” (1998 di Bandung dan 2000 di TIM Jakarta)
Karya Lukisan
  • A Hommage To Henddrawan
  • Badingkut
  • Rakit
  • Dangdut Keur Acep Zamzam Noor Jeung Isa Perkasa
  • Kekerasan Merajalela
  • Disanalah Aku Berdiri
  • Dll

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Lukisan Indonesia Herry Dim Pelukis Indonesia Herry Dim
Comments
Loading...