I Nyoman Ngendon

Pelukis dari Batuan

I Nyoman Ngendon
0 123.842

I Nyoman Ngendon (1906-1946). Ia adalah pelukis Batuan pertama yang menganut modernisasi seni Bali yang berlangsung sekitar awal tahun 1930an.

Pendidikan dan Karier I Nyoman Ngendon
  • Tokoh pendiri sekolah Batuan. Dia pergi ke sekolah selama lima tahun (ke Vorvolgschool, Sukawati), dan bisa berbicara bahasa Melayu, juga beberapa orang Belanda dan Inggris.
  • Ia pernah bekerja juga sebagai pengusaha, dan sempat kontak dengan sejumlah orang barat, termasuk Huboldt.
  • Ia juga menghabiskan waktu di studio Theo Meier di Sanur atau Iseh.
  • Selama pendudukan Jepang, ia pergi ke Yogyakarta dimana dia dilaporkan bertemu dengan Sukarno dan mempelajari gagasan nasionalis (sumber lain mengatakan 1930 atau 1938, tapi keduanya terlalu dini).
  • Ia mungkin mempelajari seni lukis melalui kontak dengan pelukis senior Affandi, dan Ngendon bergabung dengan grup kesenian nasional Persagi.
  • Ia menjadi anggota Parindra. Di Yogyakarta dia mengenal Soebroto Aryo Mataram, putra Ki Hajar Dewantara.
  • Ia tidak pernah menikah.
  • Ia menjadi pemimpin gerakan nasionalis lokal saat kembali ke Bali setelah Jepang menyerah. Berada di Letda di bawah Ngurah Rai dan Aryo Mataram, ditangkap di Ketewel dan dieksekusi pada tahun 1947 atau ’48. Untuk daftar bibliografi yang lebih rinci, lihat H. Geertz (1994: 18, 108).
  • Daftar Hohn Ngendon telah dieksekusi pada tahun 1946 (Hohn 1997: 51). Buku Patah Tumbuh Hilang Berganti memberikan kematiannya pada tahun 1947, di pemakaman Den Tiis.
  • Ngendon pertama kali mempelajari lukisan bergaya Wayang dari I Dewa Nyoman Mura, seorang pelukis terkenal di Batuan.
  • Pengaruh Walter Spies dapat dilihat pada karya awal mereka (sebelum tahun 1940an).
  • Karya-karyanya dapat ditemukan di beberapa museum di seluruh dunia. Di Bali, karyanya dapat dilihat di Museum Puri Lukisan dan Museum Seni Agung Rai (ARMA). Di Belanda, karyanya dapat ditemukan di Rijksmuseum voor Volkenkunde, Leiden dan Tropenmuseum, Amsterdam.
Karya Lukisan
  • Gunung Agung with people caught by the avalanche, whilst others make their gateway with their cattle
  • Portrait of a man in western costume
  • Dr Ernst Schlager examining a drawing (+ another, verso)
  • Portrait of Dr Ernst Schlager
  • Sanghyang Dance
  • Tantri : Bagawan Darmaswami
  • Story: Woman Bathing Bit by Crab
  • Bubuksah
  • Rangda
  • Ritual : Wedding
  • Story : Rajapala Stealing The Clothing of The Nymph
  • Story : Krishna Hunting In The Jungle of Andaguna
  • Bimaswarga
  • dll

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Pelukis Indonesia I Nyoman Ngendon
Comments
Loading...