I Nyoman Sukari

Pelukis Indonesia

I Nyoman Sukari
0 2.456

I Nyoman Sukari, seniman penggali alam mistik Bali ke dalam wajah seni lukis kontemporer Indonesia ini lahir di Ngis, Karangasem, Bali, 6 Juli 1968.

Perjalanan Karier I Nyoman Sukari

Sempat menjalani pekerjaan kasar, seperti bekerja sebagai kenek truk pengangkut bahan-bahan pokok dari Jawa-Bali, sebelum akhirnya memutuskan masuk kuliah di Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (FSR-ISI) Yogyakarta pada tahun 1990.

Ia sering menjadi pengobar semangat sekaligus sumber inspirasi bagi teman-teman seangkatannya, baik di Kelompok Sebelas Sanggar Dewata Indonesia (SDI) maupun Spirit 90 (angkatan 1990 ISI Yogyakarta).

Pendidikan
  • Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia/ISI Yogyakarta (1990)
Pameran

Tercatat telah mengikuti lebih dari 100 pameran bersama dan baru satu kali menggelar pameran tunggal, yaitu ‘Truth & Tradition’ di Gajah Gallery, Singapura (2002). Beberapa pameran bersama yang di ikutinya bahkan berbuah sukses, terutama  era tahun 1990-an, di mana ia dan seniman yang tergabung dalam kelompok di ISI Yogyakarta, seperti Made Sumadiyasa, Putu Sutawijaya, Made Wiradana dan I Ketut Tenang, menciptakan ‘bom seni rupa’ dengan rentan harga yang cukup tinggi.

Ketika mengikuti pameran ‘Festival Mahasiswa Seni Se-Indonesia’ di Purna Budaya, Yogyakarta (1992), semua karyanya yang berjumlah 50 lukisan terjual habis. Yang membedakan karya Sukari dengan seniman lain adalah prinsip hidup pribadinya mewarnai lukisan. Kegemarannya pada dunia supranatural, misalnya, membawa lukisannya lebih mengarah pada karya-karya mitologis

Penghargaan 
  • Sketsa Terbaik, SMSR Denpasar (1989),
  • sketsa dan lukis terbaik ISI Yogyakarta (1990),
  • Sketsa, Lukis Cat Air, Cat Minyak Terbaik, ISI Yogyakarta (1992),
    Penghargaan dari MENPORA (1992),
  • Karya Lukis Terbaik Dies Natalis ISI Yogyakarta (1993),
  • Karya Terbaik Pratisara Affandi Adhi Karya (1994)
  • Penghargaan Sanggar Dewata Indonesia Lempad Prize (2000)

Karya Lukisan

  • Berunding Tentang Strategi
  • Tokoh Mitologi
  • Abstract (1994),
  • Trunyan (1996),
  • Orang Gila (2000),
  • Back to Nature (2000),
  • rajah Terbang (2000),
  • Pantai Amed (2007)
  • Wanita Negro (2008),
  • Wajah Demokrasi (2008),
  • Minum Tuak (2009),
  • Red Indian,
  • Membangun Strategi dan Raja Merah

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Pelukis Indonesia Obituari: Sukari, Seni Sehari-hari
Comments
Loading...