Pelukis Itji Tarmizi

Pelukis luar biasa, kesayangan Bung Karno

Anak dan Burung Karya Itji Tarmizi
0 1.451

Itji Tarmizi lahir pada tanggal 21 Juli 1939 di Sumatera Barat, dan meninggal di tanggal 27 November 2001 di Jakarta. Pelukis yang satu ini beraliran Realisme-Sosialis. Saat ia usia 8 tahun, ia menderita penyakit yang sangat serius sehingga kehilangan pendengarannya dan mengalami kesulitan berbicara. Ia adalah pelukis beraliran Realisme-Sosialis di zaman orde lama periode 1950-1960-an. Pada masa itu Itji Tarmizi menjadi pelukis kesayangan Presiden Soekarno dan Mohammad Hatta, karena karyanya yang luar biasa dianggap hilang akibat berada ditangan para kolektor.

Saat masa pendidikannya, ia tidak lulus di Sekolah Rakyat namun tetap di terima di mahasiswa luar biasa ASRI (Akademik Seni Rupa Indonesia). Luar biasanya karya-karya Itji menjadi salah satu koleksi Presiden Soekarno.

Karya-karyanya menggambarkan suara rakyat, hal ini diperkirakan karena perasaan trauma terhadap politik dan kekerasan dalam Pemerintah yang membuat Itji sempat menghilang dan mengurung diri di perkampungan halamannya. Namun Tarmizi kembali lagi ke Jakarta dan menggeluti lagi dunia Seni Rupa.

Sejak tahun 1975, dalam kesunyiannya di kampung halaman dia tak pernah berhenti berkarya. Setelah tumbangnya orde baru dan berganti orde reformasi, Itji kembali muncul di Jakarta dan berkiprah lagi didunia senirupa. Namun tak lama kemudian, pada tanggal 27 November 2001 dia meninggal dunia dan dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Hasil karya Itji Tarmizi
  • Anak dan Burung
  • Perkampungan Nelayan
  • Lelang Ikan
  • Potret Pribadi
  • Melepas Gembala Kerbau
  • dan lain-lain.
Pendidikan dan Kegiatan
  1. Otodidak.
  2. Mahasiswa Luar Biasa Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI), Yogyakarta.
  3. Sanggar Pelukis Rakyat bersama pelukis Hendra Gunawan, Affandi dan lain-lain.
  4. Sanggar Bumi Tarung.

Semoga bermanfaat dan menjadi referensi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi lukisan Indonesia Itji Tarmizi Lukisan Burung dan Anak Karya Itji Tarmizi
Comments
Loading...