Jupri Abdullah

Pelukis Mikro Indonesia yang gemar bereksperimen

Jupri Abdullah
0 2.528

Jupri Abdullah, kelahiran Pasuruan, Jawa Timur 1963, adalah pelukis yang gemar bereksperimen. Hasil eksperimennya lantas ia publikasikan ke masyarakat sebagai sebuah penemuan. Dan penemuan itu, dengan caranya yang khas ia sosialisasikan dalam panggung sensasi, sehingga menarik perhatian. Jupri menyadari, cara sosialisasi yang sensasional itu bisa menstimulasi masyarakat untuk memperhatikan. Dari perhatian itu masyarakat diharapkan dapat menambah pengetahuan baru yang sanggup merangsang pertumbuhan. Maka lihatlah sepak terjangnya yang dilakukan sebagai seniman selama 2 dasawarsa terakhir.

Perjalanan Karier
  • Pendidikan :
    SDN Gempol I Gempol Pasuruan
    SMP Ma’arif Gempol Pasuruan
    SMPP Negeri Pandaan Pasuruan
    D-3 Sinematografi jurusan Editor dan Sutradara.
  • Belajar melukis secara otodidak.
  • Pada tahun 1986 ia menemukan medium baru dalam melukis dengan menggunakan saribuah nanas.
  • Tahun 1990 Jupri aktif membangun jaringan dengan sesama pelukis, kolektor, kurator, maupun wartawan.
  • Pada tahun 2006 ia mencoba melukis dengan bahan lumpur Lapindo.
Penghargaan
  • 2003 : Pelukis Kaligrafi Terkecil Rekor Muri
  • 2004 : Pemrakarsa dan Penyelenggara Konvoi Lukisan Terpanjang 100 Km Rekor Muri
  • 2005 : Pelukis Sari buah (Nanas) di Atas Kertas Foto Warna Rekor Muri
  • 2006 : Lukisan Termahal Pameran Lukisan Hikmah Musibah Lapindo – JTV, BPLS
  • 2008 : Pelukis Detik-Detik Proklamasi, 17 Agustus 2008, di Istana Negara Rekor Muri (belum diserahkan)
  • 2009 : Pemrakarsa dan Penyelenggara Pembuatan Katalog Terbesar Rekor Muri
Karya Lukisan
  • Kaligrafi Basmallah ( 0,5 x 0,5 cm )
  • Istriku Marah (15 x 25 cm )
  • 1001 Obama ( 4 x 4 mm)
  • SBY Menatap Obama ( 1 x 1 cm )
  • Gusdur Dimata Dunia (1 x 1 cm )
  • Dll

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Informasi Pelukis Indonesia Jupri Abdullah Memaknai Human Traffiking Lewat Lukisan
Comments
Loading...