Lukisan “A PILGRIMAGE FOR PEACE” (Aan Arif Rahmanto)

A PILGRIMAGE FOR PEACE - Aan Arif Rahmanto
0 2.480
Lukisan A PILGRIMAGE FOR PEACE merupakan salah satu tema karya perupa seni lukis Indonesia, Aan Arif Rahmanto.
  • Pelukis : Aan Arif Rahmanto
  • Judul : “A PILGRIMAGE FOR PEACE”
  • Tahun : 2014
  • Media : Oil On Canvas
  • Ukuran : 200 cm x 250 cm

Deskripsi Lukisan A PILGRIMAGE FOR PEACE

Lukisan ini merupakan lukisan realisme, dengan gaya ekspresionism, impressionisme kontemporer. Dengan teknik melukis menggunakan cat minyak diatas kanvas.

Dalam lukisan ini pelukis menggambarkan tentang sebuah landscape seperti bangunan tua berwarna emas yang dikelilingi oleh burung-burung merpati dengan sebuah objek yang sedang berdiri di atas mobil tua berwarna merah.

Makna Lukisan Secara Global

Teknik Impasito

Pada karya-karya Aan Arif Rahmanto, Ilusi optik blur-nya menjadi sensasi artistik. Beberapa bagian pada bidang lukisannya yang dibiarkan utuh dengan teknik impasto untuk meninggalkan jejak kerja kreatifnya yang sesungguhnya dibangun mendasari gagasan utamanya.

Kondisi acrylic masih masah atau setengah kering kemudian dengan menggunakan scrap atau sejenisnya untuk menekan dengan menarik –menyeret sekali jadi- melalui gerakan dinamis untuk membangun citra gerak yang dimunculkan pada ujung papan scrap.

Setelah proses tersebut selesai, mulai dengan retouch beberapa bagian sebagai upaya memunculkan detail dan sebagainya.  Kecermatanya atas keputusan teknik ini sangat menarik untuk menggeser teknik fotografis yang seringkali diacu seniman lainnya dan ini menjadi suatu tempuhan teknik yang spesifik.

Model Karya Lukisan

Loneliness in Crowd, paling tidak sebagai representasi model karya-karya mutakhirnya yang mengambil subject matter kesibukan manusia kosmopolitan dengan kwalitas jejaring dan pencitraan aktivitas tinggi yang memunculkan resistensi -humanistik- terhadap problem komunikasi.  Figur-figur yang sibuk sendiri dengan obsesi-obsesi masa depannya, kernyitan dahi penuh ambisi, sibuk dengan pencitraan, fashion yang mengemuka dan tatapan tak terkoneksi dengan manusia lainnya.

Yang kita jumpai individu-individu lonely dalam ruang hubungan sosial yang crowded.  Ini sejumlah fakta globalisasi yang menggiring manusia pada situasi serba tak terkendali untuk fokus pada perayaan kebebasan dan penjumputan nilai-nilai universalitas tanpa merujuk pada kesadaran nilai lokalitas.

Ini sebagai sikap kritis terhadap fenomena globalisasi dan menurunnya kesadaran humanistik atas nilai lokal yang mengungkan hubungan kemanusiaan.

Sensasi optik dalam frame

Sensasi optis yang membangun persepsi penginderaan kita atas objek-objek memaksa imajinasi kita untuk merasakan bergeraknya figur dalam frame.  Frame yang menyediakan ruang-ruang asumsi dan memproduksi berbagai interpretasi atas segala sesuatu yang bergerak.  Ruang yang berada di dalam frame berikut representasi objeknya seolah sedang menegaskan adanya sistem ruang eksklusif, dinamis, atraktif, bergeser dan bergetar.  Ia seolah bergerak ingin keluar dari frame ke ruang-ruang statis dan lengang untuk menikmati situasi ruang yang berbeda. Lompat dari pencitraan ruang-ruang simulasi cyberspace, melepaskan kepanikan ruang atas diri individu-individu kesepian.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://indoartnow.com https://indoartnow.com/uploads/artwork/image/12212/artwork-1398927623.jpg http://rusnotosusanto.com/2017/04/03/lokalitas-dan-universalitas-konstruksi-personalitas-lokalitas-hibriditas-dan-spirit-universalitas/
Comments
Loading...