Lukisan “Appearence” Karya Anton Subiyanto

Appearence - Anton Subianto
0 1.518

Lukisan “Appearence” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Anton Subiyanto.

Appearence – Anton Subianto
  • Pelukis : Anton Subiyanto
  • Judul : “Appearence
  • Tahun : 2013
  • Media : Mixed Media on Canvas
  • Ukuran : 97 cm x 97 cm

Deskripsi Lukisan “Appearence”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya surealisme, kontemporer, ekspresionisme. Dengan teknik melukis menggunakan media campuran di atas kanvas. Lukisan Anton mengedepankan cerita tentang manusia serakah dan haus akan kekuasaan yang mempertajam kondisi masyarakat kita sekarang ini. Namun kita harus percaya, bahwa kita dapat terus mendorong nilai-nilai kemanusiaan untuk menciptakan perdamaian dan keselarasan.

Karakteristik dan Tema Lukisan

Anton melukis sifat konsumtif manusia dalam simbol-simbol kuali besar yang di atasnya terdapat benda-benda konsumsi manusia, mulai dari kendaraan, televisi, gadget, dan lain sebagainya.

Anton berhasil menggambarkan emosinya secara visual mengenai evolusi dunia dan pandangannya melalui sikap ekspresif yang terlihat dalam permainan warna yang berani dan bentuk-bentuk yang terdistorsi.

Keterampilan melukis Anton sangat bagus, arsiran dan gradasinya menunjukkan keseriusan dan detail. Pada karya-karyanya ini, Anton terinspirasi atas sosok manusia. Manusia sebagai mahluk omnivora (spesies yang memakan tumbuhan dan hewan sebagai sumber makanan pokoknya).  Manusia memang digolongkan sebagai mahluk omnivora, tetapi ia memiliki satu kelebihan yakni ‘roso’, dimana akal yang ia memiliki mampu membangun yang namanya ‘rumongso’. Yang tidak lain kemudian adalah penggalian diri dalam apapun itu kondisinya dimana ‘roso rumongso’ itu selalu melekat. ‘Roso rumongso’ artinya ‘rasa yang utama menjadi manusia’, yang memang tidak bisa dijabarkan secara harafiah melainkan harus dirasakan sendiri.

Teknik Lukisan

Dalam lukisannya itu, seniman lulusan ISI Jogja ini menggunakan teknik layering yang membuat lukisannya terlihat bertumpuk. Dia juga menggunakan warna hitam dan hijau sebagai lapisan pertama dan ditumpuk dengan simbol-simbol berwarna kuning yang kian menonjolkan kontras di antara keduanya.

Apa yang dilakoninya saat ini, memunculkan sifat garang, amarah, depresi, kecewa dalam dirinya Kondisi yang ia alami saat ini, secara tidak sadar memunculkan kesan-kesan seperti yang di sebutkan didalam karya-karyanya. Meski ia ingin meredamnya melalui proses berkaryanya ini. Karya-karya yang dipamerkan ini tak pelak mewakili dirinya yang sesungguhnya. Dan Anton berupaya melawannya dengan ‘roso rumongso’ yang ia sendiri miliki, mencoba melawan sekaligus bertahan dalam kondisi mental seperti apa pun itu. Maka Anton tak pernah sesungguhnya diam. Salah satu cara ‘perlawanan’ Anton adalah fokus dan serius berkarya pada setiap hitungan hari yang ia habiskan selama di sel. 

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://indoartnow.com/ https://indoartnow.com/artists/anton-subiyanto https://nunukambarwati.blogspot.com/2012/?m=1
Comments
Loading...