Lukisan “Attribute of Coconut (Rinaldi Syam)

Attribute of Coconut - Rinaldi Syam
0 1.498

Lukisan Attribute of Coconut merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Rinaldi Syam.

Attribute of Coconut – Rinaldi Syam
  • Pelukis : Rinaldi Syam
  • Judul : “Attribute of Coconut”
  • Tahun : –
  • Media : Acrylic On Canvas
  • Ukuran : 70.9 H x 78.7 W x 2 in

Deskripsi Lukisan Attribute of Coconut

Lukisan ini merupakan lukisan still life dengan gaya realisme. Dengan teknik melukis menggunakan akrilik di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis menggambarkan tentang sepotong buah kelapa, daun kelapa, daging kelapa dan rambut kelapa yang disatukan menjadi sebuah objek.

Makna Lukisan

Generasi pemuda layaknya harus belajar dari filosofi tunas kelapa. Ketika tumbuh dewasa, pohon kelapa memiliki berbagai manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Begitu juga dengan manusia.

Buah kelapa/nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan TUNAS, dan istilah “cikal bakal” di Indonesia yang memiliki arti : penduduk asli yang pertama yang menurunkan generasi baru.

Buah kelapa/nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan apapun, ia juga dapat tumbuh dimana saja yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dengan keadaan disekelilingnya.

Kelapa/nyiur tumbuh menjulang lurus keatas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Itu melambangkan, bahwa setiap manusia mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, jujur dan mulia, dan ia tetap tegak­ tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.

Nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah yang melambangkad tekad dan keyakinan yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar untuk memperkuat diri guna mencapai cita-cita.

Ia adalah pohon yang serbaguna, dari ujung atas hingga akarnya. Hal itu mengkiaskan bahwa setiap manusia adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dengan kegunaanya kepada kepentingan Tanah air, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada seluruh masyarakat di sekelilingnya.

Ketika pohon kelapa telah berdiri tegak dan dewasa, kerimbunannya mampu mengurangi teriknya sinar matahari bahkan memberikan semilir angin rayuan pulau kelapa yang sangat sejuk dinikmati. Ketika seorang anak manusia telah beranjak dewasa, sudah seharusnyalah dia memberikan rasa nyaman akan kedewasaannya itu. Dapat menjadi tempat tumpuan dan selalu berusaha untuk memberikan kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya.

Ketika dua buah pohon kelapa tumbuh saling berdekatan, maka orang-orang akan memasang sebuah ayunan yang terbuat dari rangkaian tali temali dan mengikatkan kedua ujungnya di batang dua pohon kelapa itu. Ayunan yang sejenak menyatukan kedua pohon ternyata dapat membuat orang yang menaikinya menjadi senang dan rileks, menikmati sejuknya dan nyamannya di ayun-ayun hingga tertidur. Begitu juga dengan dua orang anak manusia yang saling berdekatan dan dipersatukan dalam tali pernikahan, ikatan yang kokoh dapat membawa kebahagiaan, baik untuk pasangan pasutri itu maupun bagi orang lain di sekitar mereka. Kehidupan berumah tangga yang bahagia dapat ditularkan kepada siapa saja yang juga ingin bahagia, karena hakekat kita hidup adalah untuk bahagia, dan selalu mencoba untuk membahagiakan diri dan orang-orang yang kita sayangi.

Daun yang rindang dapat digunakan sebagai kerajinan atau bahan dasar pembuatan ketupat. Tulang daunnya atau yang biasa disebut dengan lidi juga dapat dimanfaatkan sebagai sapu dan kerajinan lainnya, seperti mainan anak-anak. Daunnya yang masih muda dapat dimanfaatkan sebagai janur untuk upacara pernikahan. Bahkan, daunnya yang sudah kering kerontang pun dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak di dapur.

Buahnya yang masih muda dapat digunakan sebagai obat atau pun minuman yang sangat segar. Daging buah yang masih muda pun bisa di makan, orang-orang biasa menyebutnya sebagai degan. Sementara buah yang setengah tua atau yang sudah tua dapat diolah menjadi bahan masakan. Daging buahnya yang sudah tua menghasilkan banyak santan yang digunakan sebagai bahan berbagai masakan, sebagai bahan dasar pembuatan nata de coco, sebagai bahan kosmetik, dan lain sebagainya.

Kulit buahnya (batok) dapat digunakan untuk berbagai macam aneka kerajinan dan peralatan rumah tangga, bahkan di pergunakan sebagai bahan aksesoris yang sangat menawan, elegan dan mempunyai daya jual yang sangat tinggi.

Batangnya yang kokoh dan besar dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, seperti jembatan, rumah, dan berbagai kerajinan. Akarnya tak kalah populer juga, dapat di gunakan sebagai bahan pengganti tanah untuk menanam berbagai tanaman lainnya, sebagai bahan pembuatan sapu, kerajinan unik, dan lain-lain.

Itulah sedikit tentang filosofi kelapa dalam kehidupan yang menjadi inspirasi dalam lukisan ini.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/Painting-attribute-of-coconut/350205/3853944/view https://warta.sumedang.info/nasional/10807-makna-dan-sejarah-tunas-kelapa-sebagai-lambang-pramuka/
Comments
Loading...