Lukisan “Brayut” (I Nengah Sujena)

Brayut - I Nengah Sujena
0 157.736

Lukisan “Brayut” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, I Nengah Sujena.

Brayut – I Nengah Sujena
  • Pelukis : I Nengah Sujena
  • Judul : “Brayut”
  • Tahun : 203
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 200 cm x 145 cm

Deskripsi Lukisan “Brayut”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya ekspresionisme. Dengan teknik melukis menggunakan cat akrilik di atas kanvas. Dalam lukisan ini terlihat objek manusia dengan badan berukuran besar.

Karakteristik Karya

Sujena mengekspresikan emosinya di kanvas dan titik fokusnya adalah tentang cinta, kedamaian dan harmoni. Setiap coretan dalam kanvasnya, kaya akan tekstur dengan bentuk yang sederhana namun penuh makna simbolis, menyuarakan lagu-lagu damai dan ketenangan dalam pikirannya. Lukisannya banyak dibingkai dari citra klasik Bali.

Lukisan-lukisan Sujena dengan sangat jelas merepresentasikan kehampaan batin yang diderita manusia Bali saat berproses menemukan eksistensi dirinya dalam kehidupan modern. Dalam lukisan “Proses Sebuah Perjalanan”, “Romantik”, dan “Serakah”, Sujena menampilkan figur-figur tanpa wajah, tanpa identitas, anonim. Lukisan-lukisan ini bisa menjadi cerminan Bali yang mengalami proses pelunturan identitas di tengah kepungan simbol-simbol modernisme.

Catatan Kuratorial oleh Agung Bagus Prasetyo

Alam Sebagai Sumber Inspirasi

Suatu kali, Sujena tengah memandangi lingkungan sekitarnya. Matanya berhenti pada sebuah pohon tinggi dan besar yang semua daunnya telah meranggas. Meski begitu, imajinasi menghadirkan perasaan bahwa pohon itu masih hijau hingga ke batang, dahan, dan rantingnya karena jasa-jasanya bagi kehidupan. Bahkan burung-burung pun masih bersedia hinggap di sana. Pohon, dahan, ranting, dan daun memang tak bisa dilepaskan dari karya Sujena. (Sumber: https://koran.tempo.co)

Alam adalah sumber inspirasi kreatif Sujena. Lukisan Sujena menyuarakan sabda alam, merefleksikan kesadaran ekologis yang mengakui keterkaitan fundamental antara alam dan manusia. Dari karyanya berkumandang kritik halus terhadap pandangan antroposentris yang mendudukkan manusia sebagai pusat kebenaran yang berhak menguasai alam. Dengan kritis, namun puitis, Sujena menyampaikan pesan bahwa kehidupan harmonis antara manusia dan alam adalah sebuah kehidupan yang menyejukkan dan menenteramkan.

Banyak lukisannya yang mencitrakan alam seperti gunung, pohon, daun, burung, bulan, dan awan. Dalam sebagian besar komposisinya, gambaran-gambaran demikian disertai dengan figur manusia dan beberapa benda buatan manusia seperti rumah, kursi, atau payung. Sujena telah mengembangkan gambar-gambar alam, budaya, dan manusia sebagai sistem semiotik yang khas untuk mewujudkan ide kreatif menjadi karya seni.

Kekhawatiran kuat Sujena terhadap alam berakar dari kehidupan sehari-harinya. Dia tinggal di pinggiran kota Bangli di Bali. Lingkungan alam di kampung halamannya, di dataran tinggi sekitar Gunung Batur cukup terawat. Ada sawah di depan rumahnya. Pemandangan gunung hijau yang indah dan kehidupan pedesaan yang sederhana telah menjadi bagian besar dari kehidupan sehari-hari Sujena.

Dalam lukisan Sujena, sosok manusia cenderung digambarkan sebagai titik pusat. Namun, ini tidak berarti bahwa manusia telah diberi status lebih tinggi daripada alam. Memang tidak ada perbedaan yang signifikan antara citra alam dan gambar dari manusia di dalam lukisan. Tidak ada informasi untuk menunjukkan bahwa manusia lebih unggul dibanding alam. Citra alam dan citra manusia (atau benda buatan manusia) terjalin berirama di atas kanvas, menciptakan keharmonisan visual. Dalam lukisannya, manusia sebagai titik pusat justru karena manusia identik dengan alam.

Seperti tokoh-tokoh manusia yang menjulurkan lidahnya di sejumlah lukisannya, Sujena mengartikulasikan wahyu alam. Lukisannya mencerminkan paradigma Deep Ekologi, kesadaran ekologi yang mengakui hubungan mendasar antara alam dan manusia.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://gallery.komaneka.com http://gallery.komaneka.com/artis.php?ArtistID=26 https://www.theconciergeasia.com/single-post/2017/08/21/Revelation-of-Nature-The-Paintings-of-Nengah-Sujena
Comments
Loading...