Lukisan “Camouflage of Broken Words” Karya R. Yuki Agriardi

Camouflage of Broken Words - R. Yuki Agriardi
0 1.246

Lukisan “Camouflage of Broken Words” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, R. Yuki Agriardi. 

Camouflage of Broken Words – R. Yuki Agriardi
  • Pelukis : R. Yuki Agriardi
  • Judul : “Camouflage of Broken Words”
  • Tahun : 2017
  • Media : Mixed Media
  • Ukuran : 43.5 x 36 cm (framed 9 panels)

Deskripsi Lukisan “Camouflage of Broken Words”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya kontemporer, abstrak figuratif. Dengan teknik melukis menggunakan media campuran. Gaya unik seniman Bandung R. Yuki Agriardi mudah dikenali. Karya-karya Yuki yang sangat terperinci cenderung memiliki semacam warna kebiruan menghiasi setiap karyanya.

Bagi Yuki, melukis adalah salah satu media yang ia sukai untuk memvisualisasikan ide-idenya. Pekerjaan Yuki terasa hidup, tetapi pada akhirnya, ia membiarkannya terbuka untuk interpretasi pemirsa karena mereka memiliki nilai, pemikiran, dan pengalaman mereka sendiri.

Perjalanan Karir

Yuki merupakan lulusan program desain interior Institut Teknologi Bandung dan sekolah seni Central Saint Martin di London. Yuki menemukan inspirasi dalam ingatan alam dan masa kecil.

Proyek terbarunya adalah pameran bersama dengan sesama seniman Wedhar Riyadi dan Wisnu Auri di Ark Galerie Yogyakarta, yang berjudul “Ketika Saya Berpikir tentang Kematian Melukis, Saya Bermain”. Mengenai apakah gelar itu memiliki arti pribadi baginya, Yuki mengatakan kematian adalah sesuatu yang sering ia pikirkan.

Menurutnya, secara umum ia masih belum memiliki gagasan yang jelas tentang kematian. Itu bisa menjadi tembok hitam besar yang harus di hadapi suatu hari, tetapi bisa juga tembok hitam besar yang harus di hadapi dengan palu atau sekop di tangan anda – sesuatu yang harus anda selesaikan.

Media dan Teknik Lukisan

Untuk setiap karyanya, Yuki mengerjakan lukisannya secara paralel, menunggu lapisan pada satu lukisan benar-benar kering, sebelum mengerjakan yang lainnya.

Sebagai seorang seniman yang bekerja dengan media yang berbeda, Yuki tidak merasa sulit untuk memutuskan media mana yang akan digunakan pada waktu yang berbeda.

Yuki bekerja dengan media apa pun yang ia pikir akan menyajikan ide-idenya – baik keramik, kayu, kertas, menggambar, melukis, furnitur, instalasi, atau apa pun. Ketika ia mengerjakan sebuah ide, ia mencobanya dan bereksperimen dengan beberapa media, dan kemudian memutuskan mana yang paling mewakili ide tersebut. Jadi, eksperimen dan proses memainkan peran besar dalam pekerjaannya.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://www.agriardi.com https://www.thejakartapost.com/amp/life/2017/04/13/r-yuki-agriardi-into-the-blue.html
Comments
Loading...