Lukisan “DOH!” (Najzil Layin)

DOH! - Najzil Layin
0 3.613

Lukisan DOH! merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Najzil Layin.

DOH! – Najzil Layin
  • Pelukis : Najzil Layin
  • Judul : “DOH! “
  • Tahun : –
  • Media : Acrylic, Spray Paint and Gesso on Canvas
  • Ukuran : 43.3 H x 43.3 W x 1.4 in

Deskripsi Lukisan DOH!

Lukisan ini merupakan lukisan popular culture dengan gaya Fine Art, Pop Art, Street Art. Dengan teknik melukis menggunakan bahan campuran di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis menggambarkan beberapa tokoh kartun terkenal seperti The Simpson, Family Guy, Tom and Jerry dan Batman dengan beragam ekspresi pada wajahnya.

Makna Lukisan Secara Global

Karya Lukisan Najzil Layin banyak menyuguhkan karakter kartun yang sudah terkenal dan melegenda yang dibuat oleh seniman lain. Ia kemudian mengimprovisasikannya kembali dengan memainkan variasi warna yang lebih cerah serta penuh semangat. Aliran pop art dan figuratif yang dianutnya menjadikan ia sebagai pelukis muda yang inovatif.

Aliran Pop Art

Pop art pada dasarnya berasal dari istilah Popular Culture, yaitu sebuah ungkapan untuk menggambarkan sebuah budaya yang lebih berkaitan dengan hiburan, komersial, dan sifatnya non formal. Pop Art adalah suatu gerakan dalam seni modern yang meniru metode, gaya, dan tema dari budaya populer dan media massa, seperti komik, iklan, dan fiksi ilmiah. Pop Art mensasarkan kepada penonton yang luas dan pop art merupakan bentuk perluasan subjek seni yang berasal dari (kemasan) desainer grafik kemasan, tanda, billboard dan iklan.

Jika merujuk pada sejarah Pop Art sangatlah panjang dan bahkan sebelum perang dunia pertama gerakan aliran seni ini sudah ada contoh karya Pop Art adalah James Rosenquist, Andy Warhol, George Segal, Roy Lichtenstein, Richard Hamilton, Tom Wesselman, Marisol Escobar, Eduardo Paolozzi, Larry Rivers, Richard Hamilton, Jasper Johns, Robert Rauschenberg kesemua tokoh terkenal pop art di dunia memiliki ciri khas tersendiri.

Pop Art merupakan sebuah gerakan seni yang muncul di Inggris pada tahun 1950-an di awal-awal jaman post modern art, Jaman dimana semua orang mulai bosan dengan gaya Modern. Pop Art merupakan seni yang mendobrak batas-batas artian seni yang agung. Seperti halnya dalam lukisan-lukisan Najzil.

Ciri khas Pop Art adalah penggabungan foto serta permainan warna yang berani, kadang disertai penggunaan simbol-simbol untuk menyampaikan pesan si pembuatnya. Desain Pop Art seringkali menggunakan teks berukuran besar dengan stroke yang tebal. (Sumber : Popartuntar)

Aliran Figuratif

Lukisan Figuratif tertumpu kepada mengkaji dan melukis tubuh manusia atau binatang. Pelukis perlu memahami anatomi terlebih dahulu untuk melukis. Melukis figuratif adalah amat sukar kerana dari segi kadar bandingan adalah perkara yang menentukan keindahan. (Sumber : artfundamental.yolasite.com)

Dalam lukisan Najzil, objek figuratif yang ia angkat merupakan tokoh-tokoh kartun yang dikombinasikan dengan aliran Pop Art.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://www.saatchiart.com/ https://www.saatchiart.com/art/Painting-DOH-SOLD/67610/3769319/view http://www.senimania.com/2017/12/contoh-lukisan-pop-art-dan-pelukisnya.html?m=1
Comments
Loading...