Lukisan “Dr. Ir. Sukarno Presiden Republik Indonesia” (Basoeki Abdullah)

Dr. Ir. Sukarno Presiden Republik Indonesia - Basoeki Abdullah
0 5.890

Lukisan Dr. Ir. Sukarno Presiden Republik Indonesia merupakan salah satu karya pelukis ternama Indonesia, Basuki Abdullah.

Dr. Ir. Sukarno Presiden Republik Indonesia – Basoeki Abdullah
  • Pelukis : R. Basoeki Abdullah
  • Judul : “Dr. Ir. Sukarno Presiden Republik Indonesia”
  • Tahun : 1945 – 1964
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 94 cm x 149 cm

Deskripsi Lukisan Dr. Ir. Sukarno Presiden Republik Indonesia

Lukisan ini merupakan lukisan realisme dengan gaya mooi indie. Dengan teknik melukis menggunakan cat minyak di atas kanvas.

Lukisan ini menggambarkan tentang sosok Bung Karno.

Dr. Ir. H. Soekarno (Bung Karno) adalah Presiden pertama Republik Indonesia yang menjabat pada periode 1945–1966. Ia memainkan peranan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda.

Karya ini termasuk dalam kategori kebangsaan.

Kategori ini merupakan sekumpulan karya-karya yang dimaksudkan sebagai bentuk sikap-sikap dukungan pada upaya pemerintah dalam konteks berbangsa dan menandai jejak-jejak yang menorehkan kepedulian terhadap persoalan sejarah bangsa. Karya-karya yang ada dalam potret ini dapat berupa potret para pahlawan dan isu perihal nasionalisme. Karya-karya yang bersifat mengetengahkan promosi kebudayaan dapat dimaksukkan dalam kategori ini. Contoh karyanya adalah Pangeran Diponegoro, Dr. Wahidin Sudirohusodo, Ir. Soekarno, gambar-gambar yang dibuat dalam rangka program kerjasama antar bangsa seperti poster gerakan Non-Blok dan sketsa-sketsa masa Revolusi RI.

Makna Lukisan

Secara umum lukisan-lukisan Basoeki Abdullah diyakini berpijak pada tradisi melukis Romantisisme dan Naturalime. Artinya, apa yang tergambarkan dalam kanvas selalu terlihat memanjakan mata dan memperlihatkan kemampuan mencerap keindahan secara fisik, member hasrat untuk “cuci mata” (voyeuristic).

Gagasan-gagasannya tidak memperlihatkan sis-sisi terdalam tentang suatu ide. Tanda atau eksekusi visual tampak lebih beraroma pada permukaan kanvas, bukan keindahan makna. Dengan demikian dapat ditenggarai bahwa Basoeki lebih pada pelukis yang mengatasnamakan keindahan visual, keindahan indra mata.

Bisa jadi semua ini disebabkan oleh kesadaran bahwa lukisan adalah ‘cermin kepatuhan diri’. Lukisan adalah wadah tentang manusia yang selalu cenderung ingin lahir kedua kali dengan kualitas yang lebih tinggi, lebih indah dan lebih baik. Ia memang tidak basa-basi terhadap semua objeknya. Basoeki sadar betul mengapa banyak orang yang ingin digambarnya. Mereka ada yang beranggapan dengan lukisan (dari tangan Basoeki Abdullah) diri sang objek bagai pindah ke dunia surgawi. Basoeki sendiri tentu sadar tentang lukisan-lukisannya. Basoeki menganggap bahwa ini lukisan, bukan potret.

Singkatnya, posisi lukisan dalam pikiran Basoeki adalah lebih tinggi (dibanding foto atau dunia realitas misalnya), serta memberi peluang munculnya dimensi non-real yang jauh dari realitas itu sendiri.

Dengan kata lain, keindahan lukisan-lukisan Basoeki adalah keindahan salon, keindahan yang direkayasa oleh pikiran dan imajinasi pelukis. Dalam konteks lain, lukisan Mooi Indië telah jauh dari akar yang sebelumnya menumbuhkan yaitu tradisi mendokumentasikan alam.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Soekarno

Source http://archive.ivaa-online.org/ http://archive.ivaa-online.org/img/artworks/big/1333436206.jpg https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/mba/2017/07/05/mengenal-karya-karya-basoeki-abdullah/
Comments
Loading...