Lukisan “Dreamland” Karya Untung Wahono

Dreamland - Untung Wahono
0 1.332

Lukisan “Dreamland” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Untung Wahono.

Dreamland – Untung Wahono
  • Pelukis : Untung Wahono
  • Judul : “Dreamland”
  • Tahun : 2017
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 150 x 100 cm

Deskripsi Lukisan “Dreamland”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya dekoratif. Dengan teknik melukis menggunakan cat minyak di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis menggambarkan figur-figur yang sedang bermain di taman impian dengan latar pepohonan dan binatang-binatang yang dilukiskan dengan warna cerah.

Jika di kaitkan dengan gaya lukisannya, teknik warna dalam lukisan Untung mencerminkan dunia fantasi yang sungguh meriah dan riang ibarat dunia anak-anak yang tanpa masalah.

Karakteristik Karya

Untung Wahono adalah pelukis nasional yang terkenal dengan goresannya yang dekoratif, kaya warna, dan selalu menampilkan obyek budaya, manusia, alam semesta.

Untung Wahono adalah tipe pelukis yang sering mengeksploitasi garis dan bentuk secara simultan. Maksudnya, nyaris semua bentuk dan objeknya memiliki ukuran yang sama. Garis-garisnya terbentuk oleh olahan kuas yang berukuran sepadan.

Teknik Warna Untung Wahono

Warna-warna dalam lukisannya memberi kesan yang unik dan khas. Ia berhasil mengolah dan memadukan persilangan warna merah, kuning, dan hijau secara khusus. Warna-warna yang lahir dalam lukisannya rata-rata dibuat hingga 4 lapisan dan membuat kesan fantastik.

Menikmati karya-karya Untung Wahono, kita seolah-olah di ajak bertamasya menikmati kekayaan warna alam semesta. Tema budaya lokal dan intimasi keluarga membuat penikmat merasakan kehangatan sehari-hari dari keanekaragaman Nusantara.

Lukisan Gaya Horror Vacui

Dalam setiap lukisan Wahono, hampir seluruh bidang dalam kanvasnya terisi dengan berbagai objek dan ornamentasi. Dalam ilmu pengetahuan, gaya semacam ini di kenal dengan “Horror Vacui”.

Horror Vacui atau Horror of Vacum merupakan sebuah istilah yang di artikan sebagai kesan menakutkan, kengerian, dan kebencian terhadap ruang atau komposisi kosong. Istilah ini sering di pakai dalam sejarah seni tradisional/ornamentasi/seni primitif.

Istilah ini kemudian di gabungkan oleh kritikus dan seorang arsitek Italia bernama Mario Praz yang menggunakannya untuk menggambarkan atmosfer yang semrawut dari desain interior pada masa Victorian.

Kekuatan karya-karya Untung Wahono antara lain diberikan oleh sikapnya yang naif di dalam menggambarkan sebuah figur, merancang komposisi bentuk, bahkan sering juga di dalam mengolah warna. Ia bahkan terkesan tidak tengah menyiasati kanvas kosong untuk diisi oleh gagasan dan pilihan visual.

Semuanya tampak seperti tumpah begitu saja, dan hasilnya memikat. Di dalam lukisan berjudul “Pesta Rakyat” (2013) ia menghapus batas antara tokoh manusia dan boneka wayang sehingga kedua pihak berperan setara, bahkan seperti berinteraksi satu sama lain. Figur lain yang muncul adalah gajah dan macan, bahkan sesungguhnya juga pepohonan.

Fantasi kita tentang perjalanan yang menyenangkan didorong sepenuhnya ketika menikmati lukisannya yang lain, seperti lukisan berjudul “Naik Kereta Api” (2013). Lihatlah para penumpang yang digambarkan di dalam warna-warni yang menarik, rumah-rumah yang jadi lucu dengan pohonan yang jenaka, di tambah dengan berbagai kesibukan sejumlah orang yang berada di balik pagar masing-masing maupun di latar depan. Tampaknya semua ingin tampil. Semua ingin didengar. Riuh dan menyegarkan.

Posisi Untung Wahono di tengah perkembangan seni rupa di Indonesia memang masih dalam tahap pencarian. Meskipun demikian, lukisan-lukisannya memungkinkan untuk di kaji lebih lanjut serta dapat di kelola sebagai aset budaya kita.

Tema-temanya yang merupakan catatan lingkungan sekitar dan budaya Nusantara seperti kehidupan urban, tarian, serta keriang gembiraan adalah catatan yang tetap menarik sepanjang masa. Lukisan dengan konsep dunia fantasi semacam ini selalu menawarkan dimensi yang menarik sepanjang waktu, tinggal kreatornya yang harus mampu menerjemahkan konsep kebaruan dalam perspektifnya sendiri sehingga tidak mengolah gagasan-gagasannya secara stereotip secara terus menerus.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia

Source https://www.mutualart.com/ https://www.mutualart.com/Artwork/Dreamland/24BA3885C494E784 https://issuu.com/dpermana/docs/ecatalogue-dunia_fantasi_untung_wah
Comments
Loading...