Lukisan “Dusk 2” (Tanto Sutianto)

Dusk 2 - Tanto Sutianto
0 2.431

Lukisan Dusk 2 merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Tanto Sutianto.

Dusk 2 – Tanto Sutianto
  • Pelukis : Tanto Sutianto
  • Judul : “Dusk 2”
  • Tahun : –
  • Media : Acrylic On Canvas
  • Ukuran : 47.2 H x 47.2 W x 1.6 in

Deskripsi Lukisan Dusk 2

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya abstrak Ekspresionis. Dengan teknik melukis menggunakan akrilik di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis mencoba menggambarkan imajinasinya tentang senja.

Makna Lukisan

Senja adalah sebuah pembatas antara siang dan malam. Senja adalah pemisah, agar keduanya tidak berjumpa. Senja, sebuah penanda berakhirnya cerita. Hadirnya seperti sebuah kata pinta agar sang mentari segera menggelamkan dirinya. Membuat cahaya mentari itu meredup dan membiarkan awan menjadi penguasa sang langit.

Senja adalah satu dari titah-Nya, tak ada satupun yang dapat menolaknya. Bahkan senja itu sendiri pun harus menerima. Hadirnya bagai pengundang sang pelukis dunia yang namanya tersohor dimana-mana, yang mampu melukis warna sang langit berwarna jingga. Hingga setiap mata yang melihatnya pasti begitu terpesona.

Sekali lagi, senja adalah akhir dari sebuah hari, membuat apa-apa yang telah terjadi menjadi sebuah rangkaian cerita yang terususun rapi. Seperti puzzle yang harus dirangkai agar terbentuk rupa yang dapat dikenali, kisah-kisah dihari itu yang akan menjadi kenangan dikemudian hari.

Senja yang setelahnya tentu sang malam akan tiba. Sang langit tak lagi peduli pada mentari yang telah pergi, sebab ia hanya peduli pada perjumpaannya dengan sang rembulan. Walau begitu, senja tak pernah marah, ia hanya sunyi. Menyembunyikan segala ceritanya sendiri, etah bahagia atau luka.

Dari senja kita belajar menghargai rasa sunyi dan sepi. Tidak selalu bersama orang yang dipilih. Tidak selalu orang yang dipilih juga memilih. Terkadang Tuhan membuat apa-apa yang begitu kita sayang pergi, bukan karena Tuhan tak peduli. Bukan. Tuhan bahkan lebih peduli melebihi diri kita sendiri.

Pun dengan saat ini, Tuhan menghadiahkan kesendirian untuk kita, memberikan sebuah rasa sunyi agar kita menjenguk diri sendiri. Agar kita peduli dengan diri sendiri. Kita mungkin tak sadar, kita telah terlampau mengacuhkan diri sendiri karena sibuk membahagiakan orang lain, terlalu sibuk mengkhawatirkan orang lain. Orang lain yang tidak lain adalah kita sendiri. Dan sekarang, kita berhentikan menyibukkan diri untuknya. Kita hanya akan peduli dengan diri kita sendiri.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/Painting-Dusk-SOLD/409866/1944022/view https://m.facebook.com/Maklambeturah/posts/895284423977686
Comments
Loading...