Lukisan “Fisherman on a Boat” Karya Lucien Frits Ohl

Fisherman on a Boat - Lucien Frits Ohl
0 5.493

Lukisan “Fisherman on a Boat” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Lucien Frits Ohl.

Fisherman on a Boat – Lucien Frits Ohl
  • Pelukis : Lucien Frits Ohl
  • Judul : “Fisherman on a Boat”
  • Tahun : –
  • Media : Oil on Plywood
  • Ukuran : 47.5 cm x 60 cm

Deskripsi Lukisan “Fisherman on a Boat”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya impressionisme, naturalisme, ekspresionisme. Dengan teknik melukis menggunakan cat minyak di atas kayu. Dalam lukisan ini, pelukis menggambarkan nelayan yang sedang bersantai di atas sebuah kapal.

Latar Belakang Pelukis

Lucien Frits Ohl adalah salah satu Maestro seni lukis Indonesia yang lahir di Palembang, Sumatra Utara, Tahun 1904.  Ia adalah seniman otodidak. Ia menghasilkan lukisan dengan media cat air dan pastel terutama untuk lansekap dekoratif Indonesia. Ohl tinggal di Indonesia hingga tahun 1954 dan di Den Hague sampai kematiannya.

Lucien Frits Ohl telah mengadakan beberapa pameran di galeri seni dan museum, termasuk di Museum Art: 1. Banyak karya seninya yang telah terjual, termasuk lukisan dengan judul ‘Sampah Dalam Laut‘ yang terjual di Lelang Masterpiece – “Lelang Utama” Singapura pada tahun 2015 seharga $ 10.700.

Karakteristik Karya

Dalam lukisan-lukisannya, Ohl berusaha menggambarkan objek sebagaimana adanya. Akan tetapi hal ini tidak lantas menghilangkan subjektivitas Ohl yang juga seperti manusia lainnya yang memiliki beragam emosi, pandangan, opini, dan keinginan di alam bawah sadarnya. Sehingga dalam lukisannya juga terdapat variasi yang diakibatkan oleh perpaduan unsur seni lukis dan aspek-aspek pribadi pelukis misalnya, lukisan alam namun tampak lebih romantis, lebih bergairah, lebih erotis, dan lain sebagainya. Selain itu lukisan yang diusung Ohl juga cenderung memilih objek yang indah karena lebih mementingkan bentuk fisiknya.

Makna alam bagi Ohl adalah benda-benda yang dilihat dari satu sudut pandang, misalnya ketika melukis gunung, pohon-pohon, dan bebatuan. Ohl tidak dapat menyertakan hal yang tidak tampak oleh mata dalam bidang lukisannya. Meskipun sisi-sisi gunung yang lain tidak dapat dilihat oleh mata, namun dalam persepsi tercipta makna gunung dan juga benda-benda yang lain.

Ohl mengatasi keterbatasan itu dengan cara meniru alam setepat-tepatnya, ketika kita melihat lukisan-lukisan milik Ohl, dalam imajinasi kita akan melihat realitas sehingga tercipta makna gunung yang sesungguhnya.

Lukisan Tema Flamboyan

Lukisan Ohl dengan tema Flamboyan ditelisik dari dimensi ‘kepohonan’ yang merupakan gabungan beberapa keindahan mulai dari akar, batang, cabang, hingga daunnya. Semua memancarkan aura keindahan tersendiri, baik daun maupun bunganya merupakan anugerah alam, yang banyak mengusik jiwa romantis.

Ketertarikan Lucient Frits Ohl pada pohon yang menawan ini tercipta dalam beragam lukisan versi bunga flamboyan.

Momen pergantian musim bunga flamboyan, warnanya mulai meredup justru menjadi idioplastik (pemikiran) baru baginya. Bunga meredup itu dibuatnya berwarna ungu pastel.

Perpaduan warna merah flamboyan ditambah dengan sosok figur, bagaikan serial romantisme. Lukisan flamboyan Ohl lebih menonjolkan pada detail-detail adegan pencahayaan. Perpaduan warna merah pastel bunga flamboyan dengan biru pada langit, seakan melukiskan sebuah surgawi. Ekspatriat Lucien Frist Ohl, selalu saja menghadirkan keindahan lewat lukisan naturalistiknya.

Lukisan bunga flamboyan, memang berpotensi menjadi salah satu aset kekayaan budaya kita. Merawat bunga flamboyan sama pentingnya dengan merawat lukisan yang pernah dibuat oleh pelukis. Semua lukisan ekspatriat seniman asing, juga penting diketahui, terutama seniman itu memang mencintai panorama Indonesia. Lukisan-lukisan flamboyan yang dahulu dan sekarang juga pantas dikenang. Mereka, para pelukis mencintai nusantara ini melalui warna merah yang begitu romantis.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia

Source https://www.mutualart.com/ https://www.mutualart.com/Artist/Lucien-Frits-Ohl/08BFF2AC5C21CAA5/Artworks http://harian.analisadaily.com/mobile/seni/news/flamboyan/194868/2015/12/05
Comments
Loading...