Lukisan “Garuda Pancasila Panel 1 & 4” Karya Yuswantoro Adi

Garuda Pancasila Panel 1 & 4 - Yuswantoro Adi
0 1.315

Lukisan “Garuda Pancasila Panel 1 & 4” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Yuswantoro Adi.

Garuda Pancasila Panel 1 & 4 – Yuswantoro Adi
  • Pelukis : Yuswantoro Adi
  • Judul : “Garuda Pancasila Panel 1 & 4”
  • Tahun : 2017
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 400 x 400 cm

Deskripsi Lukisan “Garuda Pancasila Panel 1 & 4”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya kontemporer, abstrak, dan realisme. Dengan teknik melukis menggunakan media cat minyak di atas kanvas.

Konsep “Ikonik” dalam Lukisan

Konsep penciptaan karya menurut Yuswantoro Adi adalah ikonik yang identik dengan gambar. Gambar itu baik berupa simbol, logo, tanda, lambang apapun berupa visual. Ikon itu tentu harus berhubungan dengan objek atau sesuatu yang terkenal misalnya manusia, patung, gedung, menara dan lambang. Misalnya yin yang sebagai lambang keseimbangan. Lambang itu terkenal dan sangat identik dengan bangsa Tiongkok. Yin Yang dilambangkan dengan gambar hitam dan putih yang saling mengisi (seimbang).

Yuswantoro menekuni dunia lukis sebagai pekerjaan utamanya. Lukisannya banyak bertemakan anak-anak dan kritik sosial. Pada tahun 1998, pada masa reformasi mulai didengungkan secara perlahan-lahan, Yuswantoro menggebrak lewat karyanya yang berupa lembaran uang Rp 50.000-an, dengan lubang pada gambar wajah Soeharto. Karya ini bermaksud membaca keadaan pada masa itu bahwa setiap orang bisa menjadi presiden.

Sentuhan ikonik Yuswantoro Adi adalah ikon yang sudah dikenal publik. Seperti halnya tokoh-tokoh dalam uang negara yang rata-rata pahlawan yang terkenal dan gambarnya adalah ikon-ikon budaya, alam, dan tempat wisata nusantara. Dalam salah satu karyanya, Yuswantoro secara simbolis menggambarkan uang dengan gambar presiden Jokowi dan gambar sebaliknya pemandangan salah satu sudut Istana Bogor dengan nominal 100 yang telah di redenominasi dan bertahun 2022. Gaya narasi lukisan Yuswantoro memang unik, menggelilik, dan menimbulkan decak kagum.

Yuswantoro tidak sekadar membeberkan ikon-ikon yang ada dalam ingatan masyarakat. Namun lebih dari itu, ia juga berupaya untuk mendongkrak kebekuan ingatan tentang ikon tersebut bersama masyarakat. Disini Yuswantoro Adi berusaha untuk mempersoalkan, menanyakan ulang, atau justru menggiring publik agar medefinisikan ulang ikon yang sudah ada dan populer. Pada titik inilah Yuswantoro Adi mengemukakan gagasan dan opininya tentang dunia di sekitar ikon-ikon tersebut dan seolah-olah ingin memprovokasi pengunjung untuk menggoyang pengertian baku tentang ikon yang telah menjadi ikonik dalam ingatan masyarakat.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://indoartnow.com https://indoartnow.com/artists/yuswantoro-adi https://www.kompasiana.com/dwiatmoko/5a063c998325cc7f1b01f402/yuswantoro-adi-dan-ikon-ikon-yang-berkelebat-di-benaknya
Comments
Loading...