Lukisan “Green Line in a Narrow Area” (Rudi Maryanto)

Green Line in a Narrow Area - Rudi Maryanto
0 1.968

Lukisan Green Line in a Narrow Area merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Rudi Maryanto.

Green Line in a Narrow Area – Rudi Maryanto
  • Pelukis : Rudi Maryanto
  • Judul : “Green Line in a Narrow Area”
  • Tahun : –
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 35.4 H x 27.6 W x 1.2 in

Deskripsi Lukisan Green Line in a Narrow Area

Lukisan ini merupakan lukisan nature dengan gaya realisme. Dengan teknik melukis menggunakan akrilik di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis mencoba menggambarkan imajinasinya tentang tawon sebagai simbol hidup yang lemah dan kehidupannya sendiri terancam oleh kehidupan yang lebih keras dan sulit.

Makna Lukisan

Sudah menjadi rahasia umum  bagaimana susahnya para pejabat yang memiliki kekuasaan tidak tersentuh hukum  namun tetap mendapat keringanan dalam proses hukumnya. Lain halnya dengan mereka yang notabene yg bergolongan bawah hanya bisa menerima segala yang dibebankan kepada mereka tanpa mampu melakukan perlawanan. Itulah hukum negara kita bisa diibaratkan layaknya sebilah pisau, tajam kebawah tumpul ke atas.

Dalam penciptaan dunia ini, Tuhan sebagai Sang Pencipta menciptakan semua makhluk-Nya dengan posisi lemah di hadapan- Nya. Tidak ada makhluk (ciptaan) baik itu makhluk hidup ataupun mati yang lebih kuat dan kuasa di hadapan Tuhan, tidak ada yang setara dengan- Nya. Meski demikian, para makhluk yang lemah itu mempunyai karakter dan sifat yang berbeda- beda. Ada sebagian yang lemah dan tertindas karena sebagian yang lain yang lebih kuat dan merasa berkuasa. Makhluk yang termasuk dalam golongan lemah pun menjadi kelompok tertindas oleh golongan makhluk yang merasa kuat dan berkuasa.

Ada pemerasan dan penguasaan terhadap hak-hak kaum lemah dengan sewenang-wenang. Tak dapat dipungkiri, hal itu terjadi di mana-mana, di berbagai daerah dan negara.

Golongan yang termasuk kelompok tertindas adalah golongan lemah terhadap yang lain. Seperti kaum perempuan yang tertindas oleh norma-norma diskriminasi terhadap kaum perempuan, masyarakat yang tingkat sosialnya rendah oleh masyarakat elit, golongan rakyat jelata oleh kaum istana (penguasa/pemerintah), dan lain sebagaianya.

Adanya istilah kelompok yang lemah itu karena antonim dari yang kuat. Dalam keadaan yang sebenarnya (realita), tidak akan mungkin ada kaum lemah yang tertindas jika tidak ada kaum kuat yang menindas. Secara umum, pasti ada kaum lemah dan kuat. Akan tetapi, penindasan itu bukanlah sesuatu yang wajar. Penindasan adalah hal yang tidak dibenarkan karena akan mengakibatkan ketidakseimbangan dalam kehidupan baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun agama. Kaum lemah yang tertindas akan menjadi kaum yang terbelakang dan menderita, sementara kaum kuat yang menindas akan menikmati kesejahteraan hidup.

Kini kaum tertindas semakin banyak, sementara pembebas penindasan semakin tak terdengan suaranya. Yang dikhawatirkan adalah hilangnya jiwa pembebas sementara kaum tertindas menjadi kelompok yang terus bertambah.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Lukisan Green Line in a Narrow Area merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Rudi Maryanto. Pelukis : Rudi Maryanto Judul : “Green Line in a Narrow Area” Tahun : – Media : Acrylic on Canvas Ukuran : 35.4 H x 27.6 W x 1.2 in Deskripsi Lukisan Green Line in a Narrow Area Lukisan ini merupakan lukisan nature dengan gaya realisme. https://www.saatchiart.com/art/Painting-green-line-in-a-narrow-area/345936/203022/view http://ekonomi.kompas.com/read/2009/12/29/01315877/pembebasan.terhadap.kaum.tertindas
Comments
Loading...