Lukisan “Harapan” Karya Camelia Mitasari Hasibuan

Harapan - Camelia Mitasari Hasibuan
0 2.034

Lukisan “Harapan” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Camelia Mitasari Hasibuan.

Harapan – Camelia Mitasari Hasibuan
  • Pelukis : Camelia Mitasari Hasibuan 
  • Judul : “Harapan”
  • Tahun : 2018
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 100 cm x 80 cm

Deskripsi Lukisan “Harapan”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya surealisme. Dengan teknik melukis menggunakan media cat minyak di atas kanvas.

Latar Belakang

Camelia Mitasari Hasibuan yang lahir pada tahun 1993 ini adalah salah satu pelukis perempuan Indonesia yang melukis menggunakan gaya surealisme. 

Camelia adalah lulusan dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta, dengan Program Studi yaitu Seni Rupa Murni S1.

Lahir dari keluarga yang memiliki latar belakang seniman cukup kuat, perempuan yang akrab disapa Camel itu tak pernah bosan untuk terus berkarya. Bekerja sama dengan Art Xchange Gallery sejak 2014, Camel senantiasa difasilitasi untuk bisa mengikuti berbagai pameran.

Konsep Karya dan Media Lukisan

Lukisannya mengandung tema seputar perasaan dan emosi pribadi terhadap masalah lingkungan. Dengan pengalaman yang telah melampaui deforestasi, dalam pendekatannya sendiri, akibat polusi dan pemanasan global, yang merupakan penyebab kepunahan hewan. Ia juga mengkritik egosentrisme manusia atas tindakan kasar mereka terhadap satwa liar. Akibatnya, lukisannya menggambarkan kisah tragis hewan yang kehilangan rumah dan sumber makanan mereka; badak dibunuh untuk diambil tanduknya. Camelia mengemukakan bahwa jika kita tidak berhenti mengeksploitasi bumi, suatu hari nanti kita harus menghadapi konsekuensi terburuk dari bencana alam. 

Sebagai salah seorang perempuan seniman di Jogjakarta, Camel berpendapat seni lukis adalah bentuk ekspresi diri. Terlebih akan masalah atau isu-isu lingkungan yang kian hari hangat dibicarakan banyak orang.

Karya-karya Camel yang pada umumnya memiliki pesan tentang konservasi alam. Digoreskan secara imajinatif. Sentuhan-sentuhan sisi maskulin pun kerap kali muncul dalam lukisannya. Oleh karena itu dia pun tak bisa mengamati secara pasti karakteristik goresan perupa perempuan dengan laki-laki. 

Dalam membuat sebuah lukisan pun Camel tak sekadar menggoreskan cat di atas kanvas. Untuk beberapa karya dia bahkan harus membaca banyak literatur agar simbol-simbol yang dilukisnya memiliki makna.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://www.artxchangegallery.com/ https://www.artxchangegallery.com/project/camelia-mitasari-hasibuan/ https://radarjogja.jawapos.com/2019/04/07/goresan-ekspresi-dan-pikiran/
Comments
Loading...