Lukisan “Ibu, Ibu, dan Ibu” Karya Mahdi Abdullah

Ibu, Ibu, dan Ibu - Mahdi Abdullah
0 1.319

Lukisan “Ibu, Ibu, dan Ibu” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Mahdi Abdullah.

Ibu, Ibu, dan Ibu – Mahdi Abdullah
  • Pelukis : Mahdi Abdullah
  • Judul : “Ibu, Ibu, dan Ibu”
  • Tahun : 2004
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 255 x 105 cm

Deskripsi Lukisan “Ibu, Ibu, dan Ibu”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya realisme. Dengan teknik melukis menggunakan media cat minyak di atas kanvas. Dalam lukisan ini pelukis menggambarkan 

Sosok Mahdi Abdullah bukan hanya dikenal sebagai pelukis. Tapi juga seorang seniman yang dekat dengan kehidupan orang-orang kecil. 

Hampir seluruh karya Mahdi mengangkat tentang kekuatan subjek dalam kehidupan sehari-hari.

Mahdi selalu mengagumi kaum perempuan seolah memberi gambaran betapa kaum perempuan kerap menjadi objek dari kebijakan pemerintah. Mereka sering “tertangkap” dalam razia. Mahdi menyimbolkan realitas itu dengan baju daun pisang yang menurutnya akan “membebaskan” wanita-wanita di Aceh dari sanksi syariat.

Menurut Mahdi, konsepsi berkesenian merupakan manifestasi yang ditunjang oleh banyak faktor serta aspek-aspeknya. Refleksi dari luar diri Mahdi dan di dalam lubuk yang dalam, kerinduan pada masa lalunya yang telah lama mengendap, berbaur menjadi satu dengan pengalaman-pengalaman dan kesan-kesan yang baru.

Teknik Lukisan

Dengan tehnik realismenya, Mahdi melukis dengan kekuatan persuasif yang dapat menyentuh hati para pemerhati namun sederhana untuk dipahami.

Karya-karya dengan gejolak-gejolak batin, penuh emosi, menyentuh, serta mudah dicerna dengan melihat pada konteks yang ada menjadi penanda karya Mahdi. Kekuatan inilah yang terlihat jelas baik dalam eksekusi medium, konsep, maupun tema karya Mahdi: realitas sosial yang dirasakan dan bukan sesuatu yang imajiner. 

Pengalaman pribadi berada di wilayah konflik pada masa lalu terekam dalam karya-karya Mahdi yang menjadikan dirinya sebagai figur objek dari trauma masa lalu.

Di atas kanvas-kanvasnya, Mahdi seolah sedang menegaskan hidup ibarat dua sisi mata uang: ada rendah-tinggi, kegelapan-pencerahan, kebaikan-kejahatan, yang sesungguhnya merupakan dramaturgi (sandiwara kehidupan yang diciptakan oleh manusia) kehidupan yang tidak berdiri sendiri. Di titik ini Mahdi secara realistis mencoba memberikan warna kehidupan melalui seni rupa dimana ide menjadi manifestasi dari lingkungan dan realitas kehidupan yang mengendap dalam pikiran dan suatu saat akan muncul kembali dengan sendirinya dalam alam bawah sadarnya.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://sahabatgallery.wordpress.com https://sahabatgallery.files.wordpress.com/2009/01/mahdi-abdullah-aceh.jpg?w=300&h=121 http://www.satuharapan.com/read-detail/read/perempuan-dan-drama-kehidupan-dalam-karya-mahdi-abdullah
Comments
Loading...