Lukisan “Impian Anakku (My Child’s Dream)” Karya Cadio Tarompo

Impian Anakku (My Child’s Dream) - Cadio Tarompo
0 1.329

Lukisan “Impian Anakku (My Child’s Dream)” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Cadio Tarompo.

Impian Anakku (My Child’s Dream) – Cadio Tarompo
  • Pelukis : Cadio Tarompo
  • Judul : “Impian Anakku (My Child’s Dream)”
  • Tahun : 2012
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 100 x 120 cm 

Deskripsi Lukisan “Impian Anakku (My Child’s Dream)”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya realisme. Dengan teknik melukis menggunakan media cat minyak di atas kanvas.

Latar Belakang

Cadio Tarompo, lahir tahun 1971 Bone, Indonesia. Ariyadi atau yang lebih dikenal dengan nama seninya Cadio Tarompo telah tertarik untuk melukis sejak usia muda. 

Karakter yang kuat pada lukisan membawa pria asal Sulawesi Selatan ini cukup dikenal di skala nasional. Beberapa kali ia juga ambil bagian dalam pameran bergengsi di luar negeri. Konsistensi adalah kunci. Dari jalanan, pada 1993, Cadio makin percaya diri untuk mulai aktif mengikuti pameran lukisan. Ia kemudian ikut menginisiasi lahirnya komunitas Lipan (Lamin Seni Rupa Balikpapan).

Konsep Karya dan Media Lukisan

Karya Lukisan Cadio Tarompo banyak menggambarkan komentar sosial dan politik yang kuat melalui penggunaan teknik realis dan gaya yang hebat. Ia menggambarkan ketidakadilan sosial negaranya dengan nada melankolis yang cepat ditangkap oleh palet warna yang hidup. Karya-karyanya menjadi alegori perubahan dan transformasi yang menjadi saksi negara ketika berbagai kelompok politik berkuasa.

Cadio senang menunjukkan eksotika Dayak di banyak lukisannya. Konsepnya ingin memperkenalkan budaya lokal dalam negeri, khususnya Borneo dengan target kolektor atau wisatawan asing. Jika itu terjadi, otomatis ada promosi wisata yang nantinya dapat mengangkat ekonomi masyarakat lokal serta menambah devisa negara. Dia butuh lebih setahun untuk menyelesaikan karya tersebut.

Dari melukis, Cadio mendapat banyak manfaat. Salah satunya melatih otak kanannya supaya selalu berpikir kreatif. Dari semua kreasi, yang paling dia sukai adalah lukisan Potensi tersebut dan lukisan Di Atas Panggung “Manuntung” Borneo yang dibuatnya lima tahun lalu. 

Dua puluh lima tahun menggeluti bidang seni lukis, bukanlah waktu yang sebentar. Terkadang, dia harus bergelut dengan kejenuhan. Namun, dia tidak pernah jenuh dalam berkarya. Justru jenuh terkadang muncul karena alasan finansial. Tapi terbukti, hanya dari melukis dia bisa mendatangkan rezeki dan memberikan nama baik. 

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://www.artxchangegallery.com/index.php/project/cadio-tarompo/ https://www.artxchangegallery.com/project/cadio-tarompo/ http://godiscover.co.id/index.php/2016/05/17/cadio-tarompo-eksotika-dayak-di-atas-kanvas/
Comments
Loading...