Lukisan “In a Ghetto World” (Yudha Sax)

In a Ghetto World - Yudha Sax
0 2.552

Lukisan In a Ghetto World merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Yudha Sax.

In a Ghetto World – Yudha Sax
  • Pelukis : Yudha Sax
  • Judul : “In a Ghetto World”
  • Tahun : –
  • Media : Oil On Canvas
  • Ukuran : 50 cm x 54 cm

Deskripsi Lukisan In a Ghetto World

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya abstrak Ekspresionis. Dengan teknik melukis menggunakan cat minyak di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis mencoba menggambarkan imajinasinya tentang kehidupan di dunia Ghetto.

Makna Lukisan

Istilah “ghetto” berasal dari nama perkampungan Yahudi di Venesia, yang didirikan pada tahun 1516, tempat di mana orang-orang Yahudi di kota tersebut diharuskan tinggal oleh pemerintah Venesia. Pada abad ke-16 dan ke-17, banyak pemerintah saat itu, mulai dari pemerintah kota lokal hingga Kaisar Austria Charles V, yang memerintahkan pembentukan ghetto-ghetto lainnya bagi kaum Yahudi yang ada di Frankfurt, Roma, Praha, dan kota-kota lainnya.

Selama Perang Dunia II, ghetto merupakan distrik-distrik di dalam kota (sering kali tertutup) di mana pemerintah Jerman mengumpulkan warga Yahudi kota dan terkadang provinsi dan memaksa mereka hidup dalam kondisi yang menyedihkan. Ghetto mengisolasi kaum Yahudi dengan dipisahkannya komunitas Yahudi dari masyarakat non-Yahudi dan dari komunitas Yahudi lainnya. Di wilayah Polandia dan Uni Soviet yang diduduki dan dicaplok Jerman saja, Jerman mendirikan sekurangnya 1.000 ghetto. Pemerintah pendudukan Jerman mendirikan ghetto pertama di Piotrków Trybunalski, Polandia pada bulan Oktober 1939.

Jerman beranggapan bahwa pembangunan ghetto sebagai langkah sementara untuk mengontrol dan memecah-mecah kaum Yahudi sementara pimpinan Nazi di Berlin membicarakan pilihan apa yang akan diambil untuk mewujudkan tujuan menghabisi masyarakat Yahudi. Di banyak tempat, ghettoisasi berlangsung untuk waktu yang relatif pendek. Sebagian ghetto hanya berdiri beberapa hari saja, dan yang lainnya bertahan beberapa bulan atau tahun. Dengan dimulainya “Final Solution” atau solusi akhir (rencana untuk membunuh seluruh kaum Yahudi Eropa) pada pengujung tahun 1941, Jerman secara sistematis menghancurkan ghetto-ghetto. Jerman bersama para kolaboratornya menembaki penghuni ghetto dalam kuburan massal di sekitarnya, atau mendeportasikan mereka, biasanya dengan kereta api, ke pusat-pusat pembantaian di mana mereka akhirnya dibunuh. penguasa SS dan polisi Jerman mendeportasikan sebagian kecil warga Yahudi dari ghetto ke kamp kerja paksa dan kamp konsentrasi.

Selama Holocaust, ghetto merupakan langkah utama Nazi dalam proses pengontrolan, dehumanisasi, dan pembunuhan massal terhadap warga Yahudi.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/-in-a-ghetto-world/77127/571711/view https://www.ushmm.org/wlc/mobile/id/article.php?ModuleId=10005059
Comments
Loading...