Lukisan “Jembatan Merah” Karya Koempoel Sujatno

Jembatan Merah - Koempoel Sujatno
0 6.397

Lukisan “Jembatan Merah” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Koempoel Sujatno.

Jembatan Merah – Koempoel Sujatno
  • Pelukis : Koempoel Sujatno
  • Judul : “Jembatan Merah”
  • Tahun : –
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 50 cm x 60 cm

Deskripsi Lukisan “Jembatan Merah”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya realisme, impressionisme. Dengan teknik melukis menggunakan cat minyak di atas kanvas. Dalam lukisan ini, pelukis menggambarkan pemandangan kendaraan dan orang-orang yang melintas di sebuah jembatan di atas sungai dengan latar bangunan yang berdiri kokoh di tepi sungai. Di bawah jembatan terlihat pula perahu dan nelayan yang sedang mengangkut barang .

Karakteristik Karya

Perjalanan Karier Koempoel Sujatno

Koempoel Sujatno lahir di Desa Paron, Ngawi, Jawa Timur, 1912. Keluarganya adalah pejabat jawatan kereta api Hindia Belanda, sehingga memungkinkannya mendaftar pada sekolah Belanda, Hollandasch Inlandsche School (HIS), di Genteng Kali, Surabaya.

Di dalam percaturan dunia seni rupa Indonesia, ada beberapa nama yang masuk dalam kategori Maestro, salah satu nya adalah Koempoel Sujatno.

Pada awalnya dia adalah pelukis otodidak yang melukis dengan serabutan, sampai akhirnya karya lukisannya memikat hati Maestro Seni rupa G. P. Adolf dan Maestro Willem Jan Pieter Van Der Does, dua orang maestro tersebut menerima Koempoel Sujatno menjadi muridnya, tentunya dalam kurun waktu yang berbeda.

Dengan gemblengan dari pelukis papan atas Eropa tersebut Koempoel Sujatno pun berhasil menjadi pelukis handal dengan teknik lukis tingkat tinggi yang sangat di segani. Pada tahun 1935 dia berhasil menggelar pameran tunggal pertamanya yang disponsori oleh seorang dokter yang mengagumi karya karyanya.

Tema Lukisan Koempol Sujatno

Karya-karya Koempoel menunjukkan seni lukis Indonesia era kemerdekaan. Lebih rumit daripada yang tampak pada historiografi konvensional (Historiografi adalah kajian mengenai metode sejarawan dalam pengembangan sejarah sebagai disiplin akademis, dan secara luas merupakan setiap karya sejarah mengenai topik tertentu yang umum atau biasa). Peristiwa pertukaran budaya Belanda-Indonesia yang cenderung dianggap tidak mempengaruhi S. Soedjojono dan Persagi, justru mengemuka dalam perjalanan Koempoel.

Kolektor Lukisan Koempoel Sujatno

Lukisan karya Koempoel Sujatno berjumlah ribuan, tersebar di seluruh dunia dan dikoleksi oleh tokoh-tokoh papan atas kelas dunia, juga Bung Karno dan sederet pejabat penting di Indonesia.

Catatan Kuratorial

Seniman Surabaya, Amang Rahman mencermati karya Koempoel merupakan fenomena seni rupa ideal dan komersial. Sepengetahuan Amang, Koempoel bisa bekerja dengan dorongan juragan galeri, sehingga yang diciptakan merupakan pengulangan belaka yang pernah laku. Namun, Koempoel juga acapkali melukis atas kehendaknya sendiri. Intensitas pada proses yang lebih didasari mengejar kedalaman itu yang membebaskannya dari sebutan komersial.

Menurut pengamat seni rupa Dr. Jean Couteau asal Prancis, seri kehidupan kota Surabaya adalah saat Koempoel menggunakan teknis impresionis dengan warna hablur dan inpasio (tebal). Ini karena ia menggambarkan kehidupan bukan dalam pengertian bentuk apa adanya, tapi lebih mengedepankan suasana.

Akhir Hayat Koempoel Sujatno

Antara 1950-1970-an Koempoel tetap produktif melukis. Perjalanan Koempoel selama tiga zaman menemukan akhir pada 18 Agustus 1987 karena kanker tenggorokan. Ia pergi meninggalkan sang istri tanpa dikaruniai anak. Di rumahnya di Kaliputih, Batu, Jawa Timur, ia hanya meninggalkan sebuah lukisan terakhir berobjek jembatan merah.

Koempoel adalah seorang Maestro senirupa yang seharusnya menikmati jerih payah hasil karyanya, namun dalam perjalanan hidupnya, secara materi dia belum merasakan kenikmatan dan kebesarannya sebagai seorang Maestro Seni Rupa bahkan dia meninggal dunia tahun 1987 dalam kondisi kehidupan yang sederhana. Sungguh sebuah ironi dari seorang pelukis besar sang Maestro Koempoel Sujatno.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia

Source https://www.mutualart.com/ https://www.mutualart.com/Artwork/Activities-in-the-Beach/3B7D4FD515DCAE92 http://gallerymu.blogspot.com/2013/11/blog-post.html?m=1
Comments
Loading...