Lukisan “Kapitalisme” (Indra Setiyawan)

Kapitalisme - Indra Setiyawan
0 2.667

Lukisan Kapitalisme merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Indra Setiyawan.

Kapitalisme – Indra Setiyawan
  • Pelukis : Indra Setiyawan
  • Judul : “Kapitalisme”
  • Tahun : –
  • Media : Acrylic On Canvas
  • Ukuran : –

Deskripsi Lukisan Kapitalisme

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya surealisme Ekspresionis. Dalam lukisan ini, pelukis menggambarkan tentang kekuasaan kapitalisme.

Makna Lukisan

Kapitalisme adalah istilah yang dipakai untuk menamai sistem ekonomi yang mendominasi dunia barat sejak runtuhnya feodalisme, yang bertumpuk pada modal di atas segala-galanya.

Hukum kapitalisme menjelaskan bahwa betapa pentingnya buruh sebagai sumber kekayaan bangsa. Yang dimaksudnya adalah spesialisasi buruh dalam industri.

Kapitalis menghasilkan komoditi-komoditi serta merealisasikan nilai komoditi tersebut dengan menjual mereka, dan kemudian menanamkan kembali labanya ke dalam operasi perputaran produksi berikutnya. Dia menempatkan realisasi nilai-lebih yang dihasilkan lewat penghisapan tenaga-kerja di jantung karyanya tentang akumulasi kapital.

Salah satu ciri kapitalisme ialah paksaan untuk mengakumulasi dan mengekspansi kapital secara berkelanjutan di bawah tekanan hukum persaingan. Akumulasi dan ekspansi kapital menjadi urusan hidup-matinya kapitalis. Kapital tidak hanya harus direproduksi, tetapi juga direproduksi agar lebih besar setiap kali operasi dijalankan. Tidak seperti gambaran para pendukungnya, sejak semula kapitalisme tidak bekerja secara damai di tengah-tengah moda produksi dan organisasi sosial lainnya. Ibarat tumor yang berkembang pada daging feodalisme yang membusuk, kapitalisme muncul seperti bercak noda. Sel-sel kapital mengakumulasi diri dengan cepat, menghisap daya hidup di sekitarnya yang belum kapitalistik.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art//40658/903613/view https://lkmunissula.wordpress.com/2012/10/08/pengantar-kapitalisme/
Comments
Loading...