Warning: unlink(/tmp/fa1af991f54a0c3995e92ca7ef317fde-Zamxew.tmp): No such file or directory in /home/infoprima/public_html/lukisanku.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 158

Lukisan “Keberkahan Ritual Parangtritis” Karya Jupri Abdullah

Keberkahan Ritual Parangtritis - Jupri Abdullah
0 6.314

Lukisan “Keberkahan Ritual Parangtritis” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Jupri Abdullah.

Keberkahan Ritual Parangtritis – Jupri Abdullah
  • Pelukis : Jupri Abdullah
  • Judul : “Keberkahan Ritual Parangtritis”
  • Tahun : 2016
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 1200 cm x 300 cm

Deskripsi Lukisan “Keberkahan Ritual Parangtritis”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya abstrak, realisme. Dengan teknik melukis menggunakan media cat akrilik di atas kanvas. Jupri membangun karya kreatifnya dengan kebebasan yang dikontrolnya untuk mendapatkan irama visual seperti yang dihasratkannya. Rhythm of Freedom, irama dalam kebebasan seperti menyublim dalam karya-karya Jupri.

Lukisan ini menggambarkan abstraksi menyusuri lorong samudera, Kanjeng Eyang Ratu Kidul.

Karakteristik Karya

Nama Jupri Abdullah sebagai pelukis asal Pasuruan cukup diperhitungkan di jagad seni rupa. Karya lukisannya pernah dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai lukisan terkecil.

Karya yang ditampilkan Jupri sebagian memiliki nuansa religius, dan harapan akan masa depan kehidupan yang lebih baik.

Karya-karya Jupri Abdullah sebagian besar lebih mendekati pada abstrakisme. Pilihan kecenderungan visual seniman ini tampaknya cukup dikukuhi, sehingga publik bisa dengan tegas memberi batas-batas identitas visual yang ketara—sekaligus berbeda dengan pilahan karya-karyanya yang lain yang sesekali dimunculkannya, seperti karya-karya yang figuratif atau realistik.

Teknik Lukisan

Proses kreatif Jupri dalam berkarya seni rupa tidak berangkat dari ruang kosong. Meski bentuk ungkapannya berupa seni lukis abstrak, namun itu tak mengurangi niatan dasarnya bahwa karya seni merupakan medan ekspresi dan medan opini personalnya atas berbagai persoalan yang melingkupi diri dan lingkungannya.

Jupri tampaknya menyadari proses ini sebagai sebuah keniscayaan. Maka, dalam eksekusinya pun memerlukan “orkestrasi” yang diharapkan bisa mendukung seluruh proses kreatif hingga selesai. Misalnya, menciprat cat warna kuning pun mesti mempertimbangkan seluas apa warna kuning itu mesti dicipratkan sehingga akan mendukung komposisi dalam keseluruhan lukisan, bukan malah mengganggu komposisi. Perimbangan antara warna panas dan warna dingin dalam sebentang kanvas tetap menjadi agenda dalam benaknya untuk terus diatur agar tidak timpang antara keduanya. Begitu seterusnya.

Semuanya ada dan membutuhkan irama, ritme, yang akan menjalin segenap unsur visual sehingga menyatu, membentuk harmoni, mengundang tafsir yang kaya. Karya seni lukis abstrak, bila ditilik dari fakta seperti ini, jelas tak seutuhnya dibilang membebaskan seniman untuk mempraktikkan semuanya. Ya, dari sini kita akan mejadi paham bahwa salah satu kebebasan adalah keterbatasan.

Ini rumit rumusannya. Namun di situlah kita akan menemukan ritme yang menarik karena kebebasan dalam kanvas mampu dikontrol oleh senimannya. 

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://archive.ivaa-online.org http://archive.ivaa-online.org/pelakuseni/jupri-abdullah http://kuss-indarto.blogspot.com/2018/03/jupri-abdullah-rhythm-of-freedom.html?m=1
Comments
Loading...