Lukisan “Kereta Sapi” Karya Agapetus A. Kristiandana

Kereta Sapi - Agapetus A. Kristiandana
0 1.242

Lukisan “Kereta Sapi” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Agapetus A. Kristiandana.

Kereta Sapi – Agapetus A. Kristiandana
  • Pelukis : Agapetus A. Kristiandana
  • Judul : “Kereta Sapi”
  • Tahun : 2002
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran :  cm x cm

Deskripsi Lukisan “Kereta Sapi”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya surealisme, abstrak figuratif. Dengan teknik melukis menggunakan media cat akrilik di atas kanvas. Dalam setiap karya Agapetus, merupakan karya seni yang berkualitas karena selain unsur visualnya yang digarap secara serius dan detail karya seninya juga memiliki makna yang tersirat terlihat dari simbol-simbol yang ditampilkan. Karya-karyanya menjadi karya yang berhasil dari segi visual yang rinci, juga membuat orang yang melihatnya berhenti dan berpikir tentang makna yang ingin disampaikan oleh sang seniman. Secara visual dalam lukisan ini pelukis menggambarkan seekor sapi yang berjalan di atas rel dengan seorang figur yang mengawasinya serta dua figur perempuan yang sedang berlari membawa tabung kaleng susu. Jika dikaitkan antara judul dan visual lukisan, mungkin saja perupa ingin menyampaikan bahwa sapi adalah bak kereta api yang tiada henti terus melaju mengantarkan penumpang dari setiap stasiun ke stasiun lain dan hanya berhenti ketika jam operasional telah usai. Begitupun dengan sapi-sapi ternak yang akan terus diperas susunya sebagai kebutuhan manusia yang tak bisa dihindarkan. Mereka hanya akan berhenti menjalani proses tersebut ketika para pemiliknya merasa sapi-sapinya sudah tidak bisa dipanen lagi bukan karena mereka perlu istirahat.

Gaya Lukisan

Lukisan-lukisan Agapetus selalu menggabungkan unsur-unsur tak terduga, menciptakan narasi segar dan mengejutkan tentang kondisi manusia, berurusan dengan keterasingan dan konflik yang diciptakan oleh dunia modern.

Agapetus dikenal karena menggunakan binatang seperti sapi dan babi untuk menggambarkan tema-tema keterasingan, konflik dan ketergantungan, dan karyanya sering dikomersilkan melalui humor dan sindiran.

Lukisan binatangnya lucu, dan sering terlihat aneh dalam bentuk, gaya dan mengundang penonton untuk mempertimbangkan setiap pesannya.

Tema Lukisan

Agapetus Kristiandana merepresentasikan pada publik atas karya-karyanya yang melukiskan binatang, di antaranya sapi, banteng, anjing, domba, celeng, babi, ikan, tikus, dan jerapah.

Secara keseluruhan karyanya yang memvisualkan subjek-subjek binatang tersebut sangat kontesktual dengan zaman, manakala publik telah kehilangan tokoh-tokoh panutan. Tentu saja hal baik yang musti diserap untuk dipahami sebagai ilmu pengetahuan bagi publik.

Objek Lukisan

Objek-objek gigantik seperti gembok dan celengan muncul pada lukisan-lukisan Agapetus A Kristiandana. Objek-objek teoritis mungkin tergolong objek-eksklusif bagi Agapetus: mengasingkan -atau mengaburkan- kita dari khazanah kehadiran benda-benda praktis. Objek teoritis tak cuma eksklusif bagi benda-benda lain, tetapi juga melahirkan sejenis wabah eksklusifisme bagi sendirinya. Serupa kota yang tertutup, objek arsitektur-gembok adalah hunian, tempat manusia menciptakan jarak, kekosongan, dan kesepian.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://archive.ivaa-online.org http://archive.ivaa-online.org/pelakuseni/agapetus-a-kristiandana http://www.galerisemarang.com/exdetails.php?ex=25
Comments
Loading...