Lukisan “Korban Perang Afganistan” (Andy Firmansyah)

Korban Perang Afganistan - Andy Firmansyah
0 3.631

Lukisan Korban Perang Afganistan merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Andy Firmansyah.

Korban Perang Afganistan – Andy Firmansyah
  • Pelukis : Andy Firmansyah
  • Judul : “Korban Perang Afganistan”
  • Tahun : –
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 9.8 H x 13.8 W x 0.4 in

Deskripsi Lukisan Korban Perang Afganistan

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya Expressionism, Figurative, Fine Art. Dengan teknik melukis menggunakan cat minyak di atas kanvas. Konsep lukisan ini menggambarkan tentang Perang selalu memakan korban rakyat sipil. Seorang ibu mengemis di jalanan Afganistan untuk membeli obat untuk anaknya yang luka akibat serpihan bom yang meledak disekitarnya.

Makna Lukisan

Bom seberat kurang lebih 9.800 kg atau sekitar 10 ton, dan memiliki panjang kurang lebih sembilan meter atau 30 kaki itu dijatuhkan di distrik Achin, Afganistan.

Bom ini telah membunuh orang-orang yang berada di dalam beberapa ratus meter dari titik ledakan, dan menyebabkan kerusakan paru-paru serta cedera lainnya di area yang lebih luas.

Kemiskinan, ketiadaan jaminan kesehatan dan perang antar-suku. Itu yang membuat Afghanistan menjadi negara paling tidak bersahabat bagi kaum wanita di dunia.

Hasil polling menempatkan Afghanistan sebagai negara yang terburuk dunia bagi kaum wanita. Posisi berikutnya ditempati oleh Kongo di mana 10 dari 1000 wanita Kongo setiap harinya diperkosa.

Pakistan, India dan Somalia menguntit di posisi selanjutnya. Kriteria penilaian polling mulai dari masalah kekerasan rumah tangga dan diskriminasi ekonomi hingga masalah aborsi dan mutilasi alat kelamin.

”Konflik, serangan pesawat NATO dan praktik budaya berkombinasi membuat wajah Afghanistan menjadi tempat menyeramkan bagi perempuan,” kata Antonella Notari, kepada Women Change Makers, yang bergerak membantu pemberdayaan perempuan di seluruh dunia. ”Perempuan yang berusaha untuk tampil bersuara dan mengambil peran publik, seperti menjadi polisi atau pembaca berita, itu sering diintimidasi atau bahkan dibunuh.”

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://lukisanku.id/wp-admin/post.php?post=9231&action=edit
Comments
Loading...