Lukisan “Ladang Tembakau di Lamuk Temanggung” (Widayat)

Ladang Tembakau di Lamuk - Widayat
0 1.352

Lukisan “Ladang Tembakau di Lamuk Temanggung” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Widayat.

Ladang Tembakau di Lamuk – Widayat
  • Pelukis : Widayat
  • Judul : “Ladang Tembakau di Lamuk Temanggung”
  • Tahun : 1990
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 81 x 120 cm

Deskripsi Lukisan “Ladang Tembakau di Lamuk Temanggung”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya kontemporer, batik kontemporer. Dengan teknik melukis menggunakan cat minyak di atas kanvas. Dalam lukisan ini pelukis menggambarkan ladang tembakau di Lamuk Temanggung. 

Sejarah Tembakau Lamuk

Masyarakat Temanggung percaya, Ki Ageng Makukuhan pertama kali menanam tembakau di daerah Lereng Gunung Sumbing – Sindoro, tepatnya di dusun Lamuk, Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung. Bahkan setiap akan melakukan masa tanam, biasanya Ki Ageng Makukuhan mengajak para petani melakukan doa bersama meminta keberkahan kepada Allah SWT, menggunakan tradisi spiritual Jawa yang kental saat itu melalui slametan. Di sinilah letak nilai “spiritualitas” tembakau. Pertanian bagi Ki Ageng Makukuhan, tidak terlepas dari aspek dakwah bil haal lewat aspek sosial-ekonomi sekaligus penanaman akidah untuk selalu ingat pada Sang Pencipta betapapun sulit medan bertani. Ternyata, seperti terlihat sampai detik ini, dusun Lamuk, desa Legoksari merupakan pusat tembakau srinthil paling berkualitas. Bahkan tradisi memohon keberkahan kepada Allah SWT menjelang tanam tembakau tetap dijalankan secara rutin di hampir seluruh wilayah Kabupaten Temanggung. (taandika1)

Karakteristik Karya

Widayat merupakan salah satu seniman ternama dari Indonesia. Dia disebut sebagai salah satu pelukis Jawa yang berpengaruh di abad ke-20.

Ia disebut sebagai pelukis serbabisa. Berbagai macam gaya melukis hingga tema terhadap objek lukisannya selalu berbeda-beda. Falsafah hidupnya adalah berdoa, berkarya, dan beramal. Karya lukisnya banyak menampilkan flora dan fauna karena terinspirasi dari pengalamannya saat bekerja di bidang kehutanan.

Gaya Dekora-magis

Dalam ciptaan artistiknya Widayat sering dianggap sebagai penganut dekora-magis. Sebuah aliran seni yang menyandarkan pada dekoratifisme. Ia memasukkan unsur magis ke dalam lukisannya sehingga dalam karya-karyanya selalu ada yang menggetarkan. Semacam sihir yang memancar dari rupa dan warna. Melukis bagi Widayat adalah nafas kehidupannya. Tiada hari tanpa melukis.

Di usianya yang telah lanjut Widayat tetap melukis dengan sepenuh hati. Dengan berbekal imajinasi yang kuat, Widayat melukis dengan teliti. Widayat sangat memperhatikan komposisi, warna, garis dalam setiap karyanya.

Teknik Bold Impasto

Teknik bold impasto (tekstur tebal) adalah teknik melukis dengan cara melapisi setahap demi setahap dengan cat hingga tebal pada permukaan kanvas. Lapisan demi lapisan dicoretkan dengan kuas atau pisau palet.

Lukisan Widayat diciptakan dengan tekstur tebal, warna-warna tersier dan kombinasi kontur tebal dan tipis. Corak lukisan Widayat sangat cocok dilukiskan dengan tekstur tebal. Figur-figur pada lukisannya mengalami stilisasi dan deformasi, kontur tebal serta tipis membentuk unsur piktorial lukisan secara harmonis. Tekstur tebal berperanan dalam mengatur nuansa warna, hingga lukisan tampak menarik.

Teknik bold impasto atau tekstur tebal pada lukisan Widayat merupakan bentuk kreativitas sang pelukis untuk menciptakan lukisan berkarakter Indonesia. Pelukis generasi Widayat sangat kuat dengan karakter kebangsaan, ia adalah pelukis yang sekuat hati berusaha menciptakan lukisan berkarakter dengan menggali nilai-nilai lokal dari daerahnya. Kemampuan pelukis Widayat menstilisasi dan mendeformasi figur-figur pada lukisannya dan menerapkan teknik bold impasto untuk membentuk karakter lokal, menunjukkan kemampuan krativitasnya yang tinggi.

Museum Haji Widayat

Museum Haji Widayat adalah wujud nyata dari sebuah impian, obsesi dan prestasi dari pelukis Widayat. Impian dan obsesinya untuk memelihara dan mengabadikan karya-karya pelukis muda, khususnya mahasiswa Akademi Seni Rupa Indonesia/ASRI (Institut Seni Indonesia/ISI). Selama lebih dari 40 tahun, sebelum akhirnya terealisasi, memiliki museum merupakan cita-cita Widayat. Mungkin hal tersebut adalah obsesi terbesar dari seorang Widayat. Bukan saja sebagai tempat memamerkan karya-karya pribadinya maupun karya-karya pelukis dan perupa lain, tetapi juga sebagai seniman yang menjadi dosen Akademi Seni Rupa Indonesia, motivasi utamanya adalah menjadikan museum pribadinya sebagai tempat untuk belajar dan mengapresiasi karya seni.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://www.mutualart.com https://www.mutualart.com/Artist/Haji-Widayat/0D3E0ED90BCD3FA1/Artworks?Params=3130303433332C43757272656E74506167652C382C31 http://harian.analisadaily.com/mobile/seni/news/teknik-bold-impasto-lukisan-widayat/67902/2014/09/28
Comments
Loading...