Lukisan “Mallscape #2” Karya Rio Sigit Baskoro

Mallscape #2 - Rio Sigit Baskoro
0 6.316

Lukisan “Mallscape #2” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Rio Sigit Baskoro.

Mallscape #2 – Rio Sigit Baskoro
  • Pelukis : Rio Sigit Baskoro
  • Judul : “Mallscape #2”
  • Tahun : 2014
  • Media : Mixed Media on Canvas
  • Ukuran : 375 cm x 155 cm

Deskripsi Lukisan “Mallscape #2”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya kontemporer, realisme. Dengan teknik melukis menggunakan media campuran di atas kanvas.

Urban dan masa kecil. Perkotaan tak pernah ramah terhadap manusia. Tak ada lagi taman kota. Mall mewah dan gedung perkantoran jadi juaranya. Setiap sudut diisi dengan fatamorgana kemewahan. Individu tak lagi berkuasa atas dirinya, mereka telah berubah menjadi konsumen. Nostalgia masa kecil, nampaknya bagi Rio menjadi pelarian dari kepungan gelombang arus urbanisasi. Namun tetap saja, saat ini yang ada adalah ‘anak kota’, dengan segala fasilitas permainan dan hiburan yang mengandalkan listrik dan stop kontak semata.

Konsep Karya

Rio Sigit Baskoro (lahir di Surabaya, 1986) intensif mengembangkan aspek kebahasaan medium lukisan.

Lukisan-lukisannya secara kasat mata memang menampilkan citraan representasional, namun dalam lapisan yang lain juga mempersoalkan konsep representasi itu sendiri. Sebagai pelukis kontemporer, Rio menyadari bahwa melalui lukisannya, ia harus menyampaikan makna dan representasi dengan cara yang baru mengingat teknologi informasi mampu menampilkan produsen-produsen citraan secara lebih canggih dan masif. Tiga tahun terakhir Rio menjelajahi pokok soal mall yang mewakili konsep konsumerisme.

Selama masa residensi Rio juga masih bereksperimen menampilkan bentuk-bentuk representasi baru.  Misalnya, dalam sebuah lukisan ia memampatkan beberapa foto etalase di dalam mall sehingga secara sambil-lalu lukisan itu hadir secara ‘abstrak’ yang hanya menampilkan sensasi visual.

Teknik Lukisan

Persoalan yang mengganggu isi kepalanya ia sajikan melalui latar belakang sketsa sekaligus menampilkan citraan realis pada potongan kertas foto yang disalin ke dalam lukisan lalu ditempelkan menggunakan selotip di atas sketsa itu sendiri. Sederhananya, ia merepresentasikan kedua konsep tersebut secara bertumpuk. Saya  menangkap representasinya sebagai teror konseptual.

Melalui karya-karyanya, Rio hendak menampilkan citraan-citraan etalase mall yang hanya mewakili makin masifnya konsumerisme yang cenderung tanpa esensi. Dan, secara ‘ironis’ Rio menghadirkan ‘ketiadaan esensi’ itu dengan metode melukis realistis.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://indoartnow.com/ https://indoartnow.com/artists/rio-sigit-baskoro http://beritando.blogspot.com/2013/11/media-jabar-siaran-pers-pembukaan.html?m=1
Comments
Loading...