Lukisan “Mandala 2” (Putu Sutawijaya)

Circle in My Life - Putu Sutawijaya
0 1.658

Lukisan Mandala 2 merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Putu Sutawijaya.

Mandala 2 – Putu Sutawijaya
  • Pelukis : Putu Sutawijaya
  • Judul : “Mandala 2”
  • Tahun : 2003
  • Media : Mixed Media On Canvas
  • Ukuran : 180 cm x 180 cm

Deskripsi Lukisan Mandala 2

Lukisan ini merupakan lukisan kontemporer. Dengan teknik melukis menggunakan bahan campuran di atas kanvas.

Dampak visual kanvasnya eksplosif namun kontemplatif. Mereka mencerminkan harmoni antara keteraturan dan kekacauan yang menyatu dengan alam semesta. Manusia sebagai figur sentrifugal dalam lukisan ‘Sutawijaya’ dan terus menonjol dalam karya-karyanya.

Latar Belakang

Sejak usia muda, Putu Sutawijaya sudah mengakrabi dunia seni, terutama senirupa. Mengawali debutnya sebagai perupa pada waktu duduk di bangku SMP. Saat itu, dia bahkan sudah mampu menjual karya-karya ilustrasi wajah-wajah indo dan oriental sebagai sampul novel ke penerbit lokal. Lalu ketika mengikuti pendidikan seni di Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR), ia menjual karya lukis khas Bali tradisionalnya ke Pasar Seni Sukawati. Setelah lulus SMSR pada tahun 1991, Ia melanjutkan pendidikan ke Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, masuk jurusan Seni Lukis (19911998). Langkah ini merupakan pijakan yang ia harus dia tempuh demi meninggalkan citra sebagai tukang gambar menuju eksistensi seorang seniman. Pengalaman estetiknya dimulai ketika ia membawa-bawa gulungan karya untuk diperlihatkan pada galeri-galeri kecil di Bali setiap libur semester, sebagai langkah awal memperkenalkan karya. Pengalaman inilah yang pada akhirnya mewarnai perkembangan estetiknya kemudian: antara ide kreativitas dan kemauan pasar. Perjuangan untuk mendapat apresiasi juga menjadi romantika tersendiri baginya.

Aktivitas Hidup Menjadi Dorongan Penciptaan Karya

Karena aktivitas hidupnya yang berkutat pada seni, mau tidak mau mendorongnya membuat karya seni yang dapat diapresiasi oleh masyarakat luas. Ia pun terus membuat karya-karya baru yang berbeda dengan mainstream masa itu. Salah satunya adalah penggunaan figur lelaki dalam karyanya. Kekhasannya yang lain, ia kerap menggunakan tinta India. Salah satu karyanya, Looking for Wings, (2002 menjadi pembicaraan kalangan penggiat senirupa di tanah air maupun mancanegara setelah terjual di balai lelang Sotheby’s dengan harga fantastis. Para pengamat senirupa menyebut, peristiwa yang sering dikenal sebagai “Insiden Mei 2007” ini telah menjadi pemicu ledakan senirupa kontemporer Indonesia di Asia Tenggara. Indonesia pada akhirnya diperhitungkan sebagai surga baru perburuan seni kontemporer, bersaing dengan Tiongkok dan India. Sejak itulah namanya berada di jajaran seniman kelas atas Indonesia.

Dipuji sebagai salah satu seniman muda paling penting yang patut diwaspadai, coretan pada kanvas Putu Sutawijaya sangat bermuatan energi, atau “qi”, yang mengandaikan para master kaligrafi Cina. Sementara kaligrafi Cina mempengaruhi tekniknya, subjeknya menangkap esensi ritual agama dan budayaBali.

Pernyataan Putu Wijaya

Sebuah pameran hanyalah langkah kecil dalam proses panjang kehidupan dari usaha artistik namun proses tersebut penting. Ini merepresentasikan upaya-upaya para seniman dalam mengedepankan keyakinan artistiknya. Bagaimana ia telah memilih untuk mengekspresikan dirinya dengan mode atau gaya yang dipilih. Ini menjadi dialog yang terbuka dan jujur ​​dengan publik, terlepas dari apa reaksi yang mungkin terjadi. Idenya adalah untuk pemirsa untuk menyaksikan dialog antara pencipta (seniman) dan pemirsanya. Kemudian pada akhirnya, mencerminkan dan menerapkan pengalaman yang baru ditemukan ini ke dalam hidupnya.

Dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan yang saya miliki, saya mencoba untuk melukiskan esensi dari pengalaman manusia. Karya-karya saya sangat terinspirasi oleh praktik agama Bali kuno yang masih marak hari ini di desa-desa. Agama dan tradisi selalu menjadi fondasi yang kuat dalam kehidupan orang Bali. Saya terpesona dengan cara di mana persekutuan terjadi. Idenya adalah untuk mencapai pencerahan spiritual melalui trance, intoksikasi dan bahkan kekerasan. Namun, bagi orang Bali, ini adalah keyakinan dan gaya hidup mereka selama bertahun-tahun. Idenya adalah untuk terbuka terhadap budaya dan gaya hidup yang berbeda. Apa yang menyatukan orang-orang di semua perbatasan adalah keinginan roh manusia untuk mencari penghiburan Ilahi yang akan membebaskan kita ke dimensi lain dari kebenaran dan objektivitas.

Pernyataan Putu Sutawijaya: Tujuan Penciptaan Karya

Tujuan saya adalah untuk mengekspresikan gagasan kesadaran diri. Karya saya mencerminkan proses kesadaran diri. Saya pikir penting untuk berhubungan dengan diri sendiri, untuk melakukan perjalanan jauh ke dalam kesendirian pikiran dan jiwa Anda sehingga Anda benar-benar kuat dan bersemangat terhadap setiap urat-urat emosi dalam diri Anda.

Dengan keberanian, saya telah memisahkan diri dari asal-usul pendidikan saya dalam seni. Tidak ada formula tetap, tidak ada resep ajaib untuk dipatuhi agar sebuah lukisan menjadi sempurna. Sementara saya tidak dapat menyangkal bahwa pendidikan juga penting untuk diletakkan sebagai fondasi. Namun hal itu tidak mempengaruhi karya yang saya ciptakan sekarang. Seni adalah urusan pribadi dengan kanvas — tidak ada buku teks yang dapat memberi tahu Anda cara melakukannya.

Tantangan terbesar seorang artist adalah Anda harus mampu mengkomunikasikan sesuatu yang tidak ada ke dalam sebuah lukisan. Hal ini memang paradoks, tetapi bentuk lukisan yang diambil hanya instrumental dalam menyampaikan sesuatu yang tidak ada dalam arti fisik. Itu bisa berupa ide, pemikiran, esensi emosi, bahkan momen atau bentuk energi yang tidak berwujud tetapi yang kehadirannya sangat Anda rasakan dalam lukisan. Jika sebuah lukisan telah mampu memberikan subteks tersebut kepada pengamatnya, maka ia telah berhasil mencapai tujuannya.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Putu_Sutawijaya

Source http://gallery.komaneka.com/ http://gallery.komaneka.com/artis.php?ArtistID=16 https://theartling.com/en/artists/putu-sutawijaya/
Comments
Loading...