Lukisan “Mati Akal” Karya Agapetus A. Kristiandana

Mati Akal - Agapetus A. Kristiandana
0 1.252

Lukisan “Mati Akal” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Agapetus A. Kristiandana.

Mati Akal – Agapetus A. Kristiandana
  • Pelukis : Agapetus A. Kristiandana
  • Judul : “Mati Akal”
  • Tahun : 2000
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : 80 cm x 60 cm

Deskripsi Lukisan “Mati Akal”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya surealisme, abstrak figuratif. Dengan teknik melukis menggunakan media cat minyak di atas kanvas. Dalam setiap karya Agapetus, merupakan karya seni yang berkualitas karena selain unsur visualnya yang digarap secara serius dan detail karya seninya juga memiliki makna yang tersirat terlihat dari simbol-simbol yang ditampilkan. Karya-karyanya menjadi karya yang berhasil dari segi visual yang rinci, juga membuat orang yang melihatnya berhenti dan berpikir tentang makna yang ingin disampaikan oleh sang seniman. Secara visual dalam lukisan ini pelukis menggambarkan seorang figur yang tangannya diborgol dengan dua mulut di sisi kanan dan kirinya terdapat kunci namun mulut di bagian depan kosong namun membentuk kunci.

Gaya Lukisan

Lukisan-lukisan Agapetus selalu menggabungkan unsur-unsur tak terduga, menciptakan narasi segar dan mengejutkan tentang kondisi manusia, berurusan dengan keterasingan dan konflik yang diciptakan oleh dunia modern.

Agapetus dikenal karena menggunakan binatang seperti sapi dan babi untuk menggambarkan tema-tema keterasingan, konflik dan ketergantungan, dan karyanya sering dikomersilkan melalui humor dan sindiran.

Lukisan binatangnya lucu, dan sering terlihat aneh dalam bentuk, gaya dan mengundang penonton untuk mempertimbangkan setiap pesannya.

Tema Lukisan

Agapetus Kristiandana merepresentasikan pada publik atas karya-karyanya yang melukiskan binatang, di antaranya sapi, banteng, anjing, domba, celeng, babi, ikan, tikus, dan jerapah.

Secara keseluruhan karyanya yang memvisualkan subjek-subjek binatang tersebut sangat kontesktual dengan zaman, manakala publik telah kehilangan tokoh-tokoh panutan. Tentu saja hal baik yang musti diserap untuk dipahami sebagai ilmu pengetahuan bagi publik.

Objek Lukisan

Objek-objek gigantik seperti gembok dan celengan muncul pada lukisan-lukisan Agapetus A Kristiandana. Objek-objek teoritis mungkin tergolong objek-eksklusif bagi Agapetus: mengasingkan -atau mengaburkan- kita dari khazanah kehadiran benda-benda praktis. Objek teoritis tak cuma eksklusif bagi benda-benda lain, tetapi juga melahirkan sejenis wabah eksklusifisme bagi sendirinya. Serupa kota yang tertutup, objek arsitektur-gembok adalah hunian, tempat manusia menciptakan jarak, kekosongan, dan kesepian.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://archive.ivaa-online.org http://archive.ivaa-online.org/pelakuseni/agapetus-a-kristiandana http://www.galerisemarang.com/exdetails.php?ex=25
Comments
Loading...