Lukisan “Melintas Batas” Karya Tulus Warsito

Melintas Batas - Tulus Warsito
0 1.257

Lukisan “Melintas Batas” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Tulus Warsito.

Melintas Batas – Tulus Warsito
  • Pelukis : Tulus Warsito
  • Judul : “Melintas Batas”
  • Tahun : –
  • Media : Oil on Canvas
  • Ukuran : cm x  cm

Deskripsi Lukisan “Melintas Batas”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya realisme, abstrak. Dengan teknik melukis menggunakan media cat minyak di atas kanvas.

Tulus tertarik bermain dengan pencitraan (image) dan kemampuan inderawi (sensory) manusia dalam memahami/menikmati lukisan/gambar.

lukisan-lukisan Tulus termasuk jenis abstrak illusi optik, yang mengeksploitasi objek kemampuan sensor mata terhadap citra objek dengan menampilkan objek-objek garis maupun titik (berupa plototan cat langsung dari tube) diikuti citra serupa yang mirip bayang-bayang (padahal secara logis itu bukan sebagai bayangan) sebagai titik pesona lukisannya. Dalam konteks abstrak, objek berbayang itu tidak mempresentasikan benda lain, melainkan tampil sebagai plototan cat itu sendiri, sehingga dalam pengertian ini lukisan abstrak Tulus juga disebut sebagai lukisan “konkrit” karena objek utamanya secara konkrit muncul sebagai dirinya sendiri.

Untuk sekedar melengkapi penjelajahan tiga-dimensional dari efek bayangan, Tulus juga sesekali menggambar objek “realis”, non-representatif, terutama untuk meredam efek kejenuhan mata penonton ketika lukisan-lukisan abstrak harus didisplay dalam jumlah banyak pada ruang yang sama tanpa sekat. Display semacam itu mengakibatkan mata penonton cepat lelah karena “dipaksa” sebagai “entry point” untuk menginterpretasi objek lukisan yang ada secara “logika” lebih dari sekedar sensor emosi.

Ilusi Optik; Mengambang, Terbang, Baur (Blurr)

Sebenarnya, pada awalnya alasan Tulus bermain dengan bayang-bayang adalah untuk memburu keinginannya untuk menciptakan lukisan (yang sesungguhnya adalah dua dimensional) nampak seolah-olah seperti tiga dimensional. Memang ada beberapa cara untuk membangun kesan 3D itu. Ada yang mengakalinya lewat konsep perspektif, lewat texture fisik, atau melalui manipulasi objek geometric dibantu dengan eksploitasi komposisi warna optik sehingga tercipta kesan kedalaman (depth). Ia memilih bermain dengan warna optik pada repitisi objek yang dikombinasikan secara kontras, antara sesuatu yang “solid” dengan sesuatu yang “blurr”, sehingga menampilkan citra yang secara logika menjadi sulit dicerna dimensinya, muncullah kesan 3D tanpa prasayarat.

Lukisan Batik

Seni lukis tradisional batik juga dibuat oleh Tulus pada lembaran kain. Keberadaannya tidak bisa dilepaskan dari tradisi berbusana masyarakat Jawa. Motifnya memiliki nilai-nilai simbolis secara kultural. Motif dan warna batik tertentu hanya digunakan sebagai busana raja-raja dan keluarganya. Pemakaiannya pada acara-acara khusus, ada simbol-simbol strata masyarakat dan fungsi-fungsi tertentu. Pemakaian batik zaman sekarang tidak lagi diatur seperti zaman dahulu. Setiap anggota masyarakat bebas mengenakan motif dan warna batik.

Selain seni lukis batik untuk busana, ada seni lukis batik untuk ekspresi seni.  Melukiskan kisah atau tokoh pewayangan, bunga, tumbuh-tumbuhan, hewan, pemandangan, dan sebagainya. Seni lukis batik ini tidak digunakan untuk acara-acara seremonial maupun lainnya. Pemanfaatannya semata-mata untuk menghiasi ruangan.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://tuluswarsito.com http://www.tuluswarsito.com/index.php/component/phocagallery/category/1-koleksi-lukisan http://tuluswarsito.com/index.php/hasilkry
Comments
Loading...