Lukisan “Membungkus Persepsi Tubuh” Karya Eduard (Edo Pop)

Membungkus Persepsi Tubuh - Eduard (Edo Pop)
0 1.281

Lukisan “Membungkus Persepsi Tubuh” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Eduard (Edo Pop).

Membungkus Persepsi Tubuh – Eduard (Edo Pop)
  • Pelukis : Eduard (Edo Pop)
  • Judul : “Membungkus Persepsi Tubuh”
  • Tahun : 2011
  • Media : Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 200 x 145 cm

Deskripsi Lukisan “Membungkus Persepsi Tubuh”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya surealismekontemporer. Dengan teknik melukis menggunakan media cat akrilik di atas kanvas. 

Sosok-sosoknya dilukis pada latar bercorak yang menampilkan sifat ekspresif, digurat berulang-ulang untuk menampilkan nuansa warna di lapis dalam. Jika unsur rupa semacam ini dapat kita maknai, maka sosok-sosok ganjil yang dilukisnya seakan muncul dari dataran reduplikasi tanpa makna yang membentangkan kekosongan dan kehampaan. 

Latar Belakang

Citra sureal pada seni lukis kita umumnya dihela oleh hasrat untuk menghidup-hidupkan yang antik, kuno, atau purba: potongan relief candi, topeng, wayang, dan citra-citra makhluk ajaib penghuni alam niskala. Kehidupan yang aneh, gaib, dan misteri dihadirkan kembali melalui fragmen atau simbol budaya lama yang nyaris sudah menjadi semacam klise.

Kritikus Clement Greenberg pernah mengatakan, lukisan-lukisan surealis umumnya dibuat begitu rupa sehingga tampak seram dengan tujuan untuk menakut-nakuti penontonnya saja. Gaya semacam itu tak cukup bermakna karena sejatinya berada di luar jalur pencarian yang hakiki dari sejarah ’bentuk’ seni modernis, kata Greenberg.

Konsep Karya dan Media Lukisan

Karya Eduard (Edo Pop) sangatlah unik karena menampilkan berbagai macam bentuk yang saling bertautan dengan kombinasi warna, garis-garis, dan tekstur. Seniman ini sangatlah kuat dalam bereksplorasi dengan wujud dan bentuk yang terlihat sangat fantastis, sebuah gaya khas yang ia kembangkan sejak tahun 2000.

Semua lukisan Edo hanya ditandai oleh hadirnya objek tunggal. Objek tunggal yang selalu tampil di tengah kanvasnya inilah seakan-akan yang menjadi semacam pusat konstruksi ’cerita’. Tapi ’cerita’ tidak datang karena susunan, regatan, atau lompatan adegan mengikuti hukum ruang dan waktu. Cerita atau ’makna’ dalam lukisan Edo adalah polifoni: hanya bisa direka-reka dengan kemungkinan alur serba terbuka. Tiap kali, cerita semacam itu hanya ’membayang’, tak akan sampai ke garis final karena akan buyar atau kandas di tengah jalan.

Lukisan Edo bertumpu pada penggambaran sosok. Citra ini kuat karena kita dapat mengenali semacam anatomi makhluk primata yang berjalan tegak. Boleh jadi, inilah citra yang seakan menampik dengan halus gambaran lukisan sureal sebagai hantu-hantu. Michelle Chin, salah seorang pengamat dekat lukisan Edo, mengungkapkan, sesungguhnya kehidupan sehari-hari yang kelabu dan tak jarang juga muatan kritik disampaikan oleh Edo lewat lukisan-lukisannya.

Melalui citra penyimpangan mirip rekayasa genetik, muncullah sosok-sosok aneh bercitra binatang, robot, atau setengah manusia yang ganjil. Namun, citra baja putih yang mengilat pada bentuk-bentuk seperti helm, radar, tabung, sepatu, cerobong, atau wajan kembali menyembulkan raut wajah dan sosok manusia yang terjepit atau terkejut. Sosok-sosok itu mirip kutil seakan terjebak di dalam sebuah ruang, habitus, atau organisme raksasa yang tak dikenal. Penampang benda-benda membentuk semacam ruang, celah, atau lubang yang meringkus wajah atau badan. Kita melihat Edo menggunakan metode sureal di sini: memadukan yang ganjil, menyatukannya dengan membuat disintegrasi dan destruksi. Meminjam kosa kaum surealis, dapat pula kita katakan bahwa ’perabot-perabot’ itu terserap kembali, membentuk sebuah ’lingkungan-dalam’.

Edo membawa citra sureal bukan kepada sebuah lanskap semu yang umumnya. Edo lebih mirip pelukis yang bekerja di bengkel sebuah percobaan sureal untuk memunculkan kembali makhluk-makhluk fantastis atau sengkarut tamasya batinnya.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://indoartnow.com/ https://indoartnow.com/artists/edo-pop http://michellechin.net/artists/edopop/kompas_8jan06.html
Comments
Loading...