Lukisan “My Blood 100 Minang” (Irnal Sugama)

My Blood 100 Minang - Irnal Sugama
0 2.494

Lukisan My Blood 100 Minang merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Irnal Sugama.

My Blood 100 Minang – Irnal Sugama
  • Pelukis  : Irnal Sugama
  • Judul : “My Blood 100 Minang”
  • Ukuran  : 27 H x 19 W x 2 in
  • Tahun  :  2015
  • Media : Acrylic On Canvas

Deskripsi Lukisan My Blood 100 Minang

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya ekspresionisme. Teknik pengecatan lukisan menggunakan cat warna dan bahan lain di atas kertas. Lukisan ini menggambarkan tentang darah minang kabau yang kental dengan seni.

Makna Lukisan

Minangkabau atau disingkat Minang merujuk pada entitas kultural dan geografis yang ditandai dengan penggunaan bahasaadatyang menganut sistem kekerabatan matrilineal, dan identitas agama Islam. Secara geografis, Minangkabau meliputi daratan Sumatera Barat, separuh daratan Riau, bagian utara Bengkulu, bagian barat Jambi, pantai barat Sumatera Utara, barat daya Aceh, dan Negeri Sembilan di Malaysia.[3] Dalam percakapan awam, orang Minang seringkali disamakan sebagai orang Padang, merujuk pada nama ibu kota provinsi Sumatera Barat Kota Padang. Namun, mereka biasanya akan menyebut kelompoknya dengan sebutan urang awak, bermaksud sama dengan orang Minang itu sendiri.

Orang Minangkabau sangat menonjol di bidang perniagaan, sebagai profesional dan intelektual. Mereka merupakan pewaris dari tradisi lama Kerajaan Melayu dan Sriwijayayang gemar berdagang dan dinamis.[11] Lebih dari separuh jumlah keseluruhan anggota masyarakat ini berada dalam perantauan. Minang perantauan pada umumnya bermukim di kota-kota besar, seperti JakartaBandungPekanbaruMedanBatamPalembangBandar Lampung, dan Surabaya. Di luar wilayah Indonesia, etnis Minang terkonsentrasi di Kuala LumpurSerembanSingapuraJeddahSydney,[12] dan Melbourne.[13] Masyarakat Minang memiliki masakan khas yang populer dengan sebutan masakan Padang yang sangat digemari di Indonesia bahkan sampai mancanegara.

Masyarakat Minangkabau memiliki berbagai macam atraksi dan kesenian, seperti tari-tarian yang biasa ditampilkan dalam pesta adat maupun perkawinan. Di antara tari-tarian tersebut misalnya tari pasambahanmerupakan tarian yang dimainkan bermaksud sebagai ucapan selamat datang ataupun ungkapan rasa hormat kepada tamu istimewa yang baru saja sampai, selanjutnya tari piringmerupakan bentuk tarian dengan gerak cepat dari para penarinya sambil memegang piring pada telapak tangan masing-masing, yang diiringi dengan lagu yang dimainkan oleh talempong dan saluang.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source Saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/Painting-My-Blod-100-minang/890191/3256959/view https://id.m.wikipedia.org/wiki/Orang_Minangkabau
Comments
Loading...