Lukisan “My Dog” Karya Djunaidi Kenyut #3

My Dog - Djunaidi Kenyut #3
0 1.233

Lukisan “My Dog” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Djunaidi Kenyut.

My Dog – Djunaidi Kenyut #3
  • Pelukis : Djunaidi Kenyut
  • Judul : “My Dog
  • Tahun : –
  • Media : Mixed Media
  • Ukuran : 13.8 W x 19.7 H x 0 in

Deskripsi Lukisan “My Dog”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya abstrak, kontemporer, ekspresionisme. Dengan teknik melukis menggunakan media campuran. Lukisan ini dibuat oleh pelukis yang awalnya tanpa ide, kemudian ia terus melukis dan mengikuti alirannya.

Perjalanan Karir

Dinding di jalan adalah beberapa sumber inspirasi visual utamanya saat ini. Mungkin, karena saat masih muda, dia menghabiskan waktu luangnya sebagai newsboy di jalan kota tempat dia menemukan tembok-tembok penuh coretan. Ada yang bermakna, ada yang benar-benar artistik, dan ada juga yang berantakan.

Tapi coretan ini bisa berbicara seribu kata yang kemudian menjadi bagian kuat dari perjalanan Kenyut sebagai seniman. Setelah menyelesaikan studi resminya di SMSR, Kenyut pindah ke Ubud, Bali pada tahun 2007. Sinergi kreatif yang dimiliki Ubud telah memberinya kesempatan untuk melakukan eksplorasi artistik.

Bersama dengan teman dekatnya, Anas Etan, ia mendirikan Bledog Artspace, sebuah galeri seni nirlaba yang telah digunakan untuk seniman lokal atau internasional untuk memamerkan karya seni mereka sejak 2009. Menjadi bagian dalam berbagai kegiatan seni lokal dan internasional, Kenyut tidak pernah berhenti belajar dan menciptakan karya seni kemanapun ia pergi. Ia menggelar beberapa pameran tunggal dan juga berpartisipasi dalam beberapa pertukaran artis seperti Malaysia dan Korea Selatan. Djunaidi Kenyut sering bereksperimen dengan berbagai jenis media tanpa mengabaikan idealisme sebagai seniman.

Karakteristik Lukisan

Djunaidi Kenyut merupakan salah satu pelukis Indonesia yang banyak menghasilkan karya lukisan dengan mencerminkan pengamatannya terhadap fenomena urban dalam kehidupan sehari-harinya.

Ide-ide yang sering berasal dari pengalamannya sendiri dan sekitarnya, memberikan karya seni seniman kelahiran 1979 ini bakat pribadi. Salah satu sumber inspirasi terbesarnya berasal dari tembok kota yang ia temukan di jalanan. Suatu hari itu ditutupi oleh graffitis, mural, atau stiker yang dapat dilakukan oleh siapa pun tanpa latar belakang mereka. Dari anak-anak muda yang tidak bersalah hingga pemrotes yang marah menggunakan media ini untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka.

Mungkin tembok-tembok itu akan runtuh dan membusuk dalam waktu atau diperbaharui dengan lapisan cat baru, yang mana pun nasibnya, tembok itu akan tetap menjadi saksi bisu yang menuliskan setiap detak jantung kota. Oleh karena itu, karya seni Kenyut kadang-kadang dilapis dengan jelas oleh kemegahan yang tidak teratur dan terkadang menawarkan keheningan puitis dari serangkaian prasasti dan simbol halus yang ia masukkan.

Orang dan lingkungan berevolusi setiap hari, seni harus merefleksikan atau bahkan memprediksi setiap langkah yang mereka ambil. Oleh karena itu, Kenyut tidak pernah mengesampingkan kemungkinan artistik, imajinasi yang tidak terbatas memungkinkannya untuk melanjutkan perjalanan artistik dengan penuh semangat. Hari ini, Kenyut tinggal di Ubud, Bali dan berlatih seninya melalui lukisan, daur ulang karya seni 3D, serta seni pertunjukan.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://www.saatchiart.com https://www.saatchiart.com/art/Painting-My-dog/65235/3973854/view http://kenyuten.blogspot.com/p/agenda.html
Comments
Loading...