Lukisan “Nilai Selembar Sirih” Karya Seno Andrianto

Nilai Selembar Sirih - Seno Andrianto
0 1.255

Lukisan “Nilai Selembar Sirih” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, Seno Andrianto.

Nilai Selembar Sirih – Seno Andrianto
  • Pelukis : Seno Andrianto
  • Judul : “Nilai Selembar Sirih”
  • Tahun : 2012
  • Media : Mixed Media on Canvas
  • Ukuran : 150 x 120 cm

Deskripsi Lukisan “Nilai Selembar Sirih”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya surealisme, abstrak figuratif. Dengan teknik melukis menggunakan media campuran di atas kanvas. Secara visual lukisan ini menggambarkan potret seorang wanita paruh baya mengenakan penutup kepala lusuh dengan selembar daun sirih di hidungnya sedang duduk dibaluti kain merah putih.

Seno menggunakan gambar kontras dalam kanvas untuk menonjolkan kegagalan dan kemunafikan. Kegagalan disini berbentuk terbunuhnya ratusan bahkan ribuan orang yang dituduh sebagai simpatisan komunis pada pertengahan tahun 1960-an, kegagalan pembangunan dan kepemimpinan. Sosok yang ditutup matanya bercirikan rakyat jelata dalam baju compang-camping dan postur keseharian yang menggambarkan penat dan frustasi. Penggambaran ini membawa pesan tersebarnya rasa putus-asa di dalam negeri atas tak terpenuhinya janji-janji. Selain kelam, penggambaran ini juga cocok secara catatan waktu.

Dengan menghidupkan kembali sosok-sosok ini dalam fungsi metafora lukisan-lukisannya, Seno telah mengikuti tradisi baik para pelukis Indonesia; yakni seseorang yang membuang kecenderungan untuk lupa bahkan menguburkan masa lalu.

Gaya Lukisan

Dalam seri lukisan Seno, kita akan melihat pencampuran antara bentuk-bentuk anggun dan pernyataan-pernyataan lantang yang seimbang. Metaforanya mudah dipahami, seperti sosok yang ditutup matanya sedang mencari jawaban atau jalan keluar dipasangkan berlawanan dengan sosok sejarah yang sedikit pudar, terbalik, tak layak, atau terbunuh.

Tema Lukisan

Dalam karyanya, Seno sering menampilkan sosok-sosok pahlawan sebagai simbol, ada suatu kebanggaan yang mendalam dalam simbol-simbol tersebut.

Seno mengatakan penggambaran tersebut membawa pesan tersebarnya rasa putus asa di dalam negeri atas tidak terpenuhinya janji-janji penguasa.

Seno Andrianto mengatakan, pelukis di Indonesia memiliki karakter yang kuat sehingga tidak mudah terpengaruh gaya pelukis dari negara lain atau pelukis lokal yang sudah populer.

Karya dan karakteristik pelukis domestik memiliki idealisme tinggi dan berupaya untuk menonjolkan karyanya melalui inspirasi sendiri.

Menurut Seno, prospek seni lukis di Indonesia harus mendapatkan perhatian dari pemerintah agar bakat pelukis tersalurkan dengan baik sehingga menjadi kekuatan di bidang kesenian.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source https://indoartnow.com https://indoartnow.com/artists/seno-andrianto http://jogjacontemporary.net/exhibitions/40/seno-andrianto-history-on-canvas
Comments
Loading...