Lukisan “Pantai Selatan Jawa” (Raden Saleh)

Pantai Selatan Jawa - Raden Saleh
0 2.647

Lukisan Pantai Selatan Jawa merupakan salah satu tema karya perupa seni lukis Indonesia, Raden Saleh.

Pantai Selatan Jawa – Raden Saleh
  • Pelukis : Raden Saleh
  • Judul : “Pantai Selatan Jawa”
  • Tahun : 1838
  • Media : Oil Paint On Canvas
  • Ukuran : x cm x x cm

Deskripsi Lukisan Pantai Selatan Jawa

Lukisan ini merupakan lukisan realisme dengan gaya mooi indie. Dengan teknik melukis menggunakan cat minyak di atas kanvas. Lukisan ini menggambarkan tentang suasana pantai selatan. Pantai di pesisir selatan Jawa selalu dikaitkan dengan mitos Ratu Pantai Selatan, Nyi Roro Kidul. Benar atau tidaknya mitos itu tidak ada yang tahu pasti. Namun, yang bisa dipastikan benar adalah keindahan berbagai pantai di Selatan Pulau Jawa.

Litografi. Koleksi pribadi. Karya ini dipamerkan di Pameran Monografis Raden Saleh “Raden Saleh dan Permulaan Lukisan Indonesia Modern“ dikuratori oleh Dr. Werner Kraus, 3 – 17 Juni 2012, di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

Makna Lukisan

Sebagai seorang pelukis, Raden Saleh banyak melukis potret Raja-raja, jenderal-jenderal koloni Belanda seperti H.W Daendels, J. Van den Bosch dll, kaum elit-bangsawan Eropa serta kalangan kaum priyayi di Indonesia. Ia juga melukis perkelahian binatang seperti lukisannya yang berjudul Lions and a snake fighting Outside a Grotto in a Tropical Landscape, 1839, ada juga lukisannya tentang seorang pribumi Jawa menunggang kerbau yang diserang seeokor harimau, lukisan perburuan binatang, dan beberapa lukisan bergaya Mooi Indië.

Lukisan-lukisan Raden Saleh termasuk bergaya atau bermazhab Mooi Indië. Seperti misalnya pertarungan banteng dengan macan, lukisan dengan obyek Gunung Merapi yang meletus dimalam hari dan penangkapan Dipanagara.

Mazhab tersebut berakar dari romantisme yang merajalela di Eropa pada zaman Hindia Belanda. Di Eropa, romantisme merupakan sebuah gerakan seni, sastra dan intelektual. Gerakan tersebut mengankat seni rakyat, alam dan kebiasaan.

Istilah Mooi Indie berasal dari bahasa Belanda. Dalam bahasa Indonesia, “moii” berati cantik atau molek atau jelita. Sedangkan Indie berarti Hindia atau wilayah Nusantara yang kini disebut Indonesia.

Ciri khas lukisan moii indie dapat diketahui dari obyek lukisan. Obyek lukisan itu umumnya berupa lanskap pemandangan alam  seperti sungai, gunung, hutan, suasana pedesaan, sawah yang indah di Hindia Blanda. Selain pemandangan alam, pelukis moii indie juga menggambarkan wanita-wanita di Hindia Belanda yang juga eksotik. Umumnya wanita Timur ini digambarkan sedang menari atau melakukan aktivitas sehari-hari. Umumnya tampilan lukisan moii indie menggunakan pilihan warna yang teduh, terang, dan damai.

Efek sosial mazhab Mooi Indie, yang mana sering sekali mengangkat tema terkait pedesaan dan masyarakatnya, menjadikan desa itu sendiri mesti menjadi kesatuan yang harmonis, serasi dan abadi. Desa mesti dijadikan sasaran kebijaksanaan pemerintah.

Mooi Indië pada akhirnya tidak hanya sekedar seni lukis. Ia dinterpretasikan dan dielaborasikan juga sebagai sebuah bentuk orientalisme yang mana meurupakan politk Belanda dalam menginformasikan dan mencoba membentuk pandangan dunia terkait dunia Timur atau Hindia Belanda.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://archive.ivaa-online.org/ http://archive.ivaa-online.org/img/artworks/big/1340257128.jpg http://www.solidpress.co/blog/2016/03/27/raden-saleh-lukisan-penangkapan-dipanagara-dan-mooi-indie/
Comments
Loading...