Lukisan “Pedagang Asongan” Karya R. Soehardi

Pedagang Asongan - R. Soehardi
0 5.738

Lukisan “Pedagang Asongan” merupakan salah satu karya perupa seni lukis Indonesia, R. Soehardi

Pedagang Asongan - R. Soehardi
Pedagang Asongan – R. Soehardi
  • Pelukis : R. Soehardi
  • Judul : “Pedagang Asongan”
  • Tahun : 1988
  • Media : Oil, Acrylic on Canvas
  • Ukuran : 145 cm x 150 cm

Deskripsi Lukisan “Pedagang Asongan”

Lukisan ini merupakan lukisan dengan gaya ekspresionisme. Dengan teknik melukis menggunakan media cat minyak dan cat akrilik di atas kanvas.

Dalam lukisan ini,  terungkap sebuah satire yang menggambarkan kehidupan masyarakat marjinal yang selalu tersingkir. Dikejar dan digusur adalah riwayat nasib mereka yang tak berkesudahan. Kekerasan dan tekanan ibarat bola api yang terus mengejar, sementara kebijakan pemerintah dan alat-alat negara menjelmakan diri sebagai sosok-sosok kontradiksi. Menjadi sebuah ironi ketidakmampuan, bahwa pemerintah tidak menghidupi dan mengayomi warganya yang lemah. Karya ini selain menghadirkan sisi drama parodi yang menyentuh juga menunjukkan sisi humanis yang kuat.

Hardi adalah seniman kreatif yang dapat menggabungkan tradisi dan modernitas. Visi dan komitmen yang kuat untuk menjadi pengamat sensitif bagi proses sosial di masyarakat serta karya-karyanya yang memberikan sumbangan besar bagi perkembangan seni rupa Indonnesia. 

Hardi termasuk seniman yang pantang menyerah dan berani tampil beda. Seorang yang tidak suka kata mundur dan siap melawan arus dalam arti positif.  Karakter dan kepribadian yang kuat tercermin dari goresan lukisannya yang khas dan beridentitas.

Hardi sebagai seniman ingin mengembalikan seni kepada masyarakat agar kesenian itu tidak hanya berlaku bagi kalangan tertentu saja, tetapi karya-karyanya memberikan sumbangan bagi wacana perkembangan seni rupa Indonesia.

Tema Lukisan

Hardi adalah salah seorang eksponen Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia yang banyak menyuarakan kontekstualisme dan pluralitas bentuk pada ungkapan seni rupa. Dia adalah seorang seniman yang berkepribadian terbuka, kritis, dan banyak mengekspos permasalahan sosial yang terjadi. Dalam banyak karyanya Hardi secara tajam banyak mengungkapkan ironi sosial politik masyarakat dalam berbagai idiom visual baru. Pada waktu muncul gerakan itu pada masa Orde Baru, ia mencipta karya yang menghebohkan yang berjudul “Suhardi Calon Presiden Tahun 2001”. Ia dipenjara, karena karya itu dianggap menyindir kekuasaan presiden. Berbagai ungkapan kritik yang dibalut nuansa parodi memang menjadi warna  yang khas dalam karya-karyanya.

Harddalam karya karyanya seringkali memberikan makna dalam persoalan kemiskinan, pemerintahan, hingga suatu rezim yang berkuasa.

Menurut Hardi, seni memang tidak harus berdiri sendiri atau menyendiri. Seni dapat  menjadi ekspresi dari berbagai aspirasi masyarakat yang diwakilkan oleh para seniman. Seni dapat menjadi industri dan sumber ekonomi kreatif dan seni juga amat bisa menjadi cara kita untuk membangun kehidupan bangsa yang lebih baik. Karyanya akan menjadi dokumentasi berharga dalam merekam perjalanan seni Indonesia khususnya seni lukis.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://archive.ivaa-online.org http://archive.ivaa-online.org/pelakuseni/r-soehardi https://www.academia.edu/11518754/ANALISIS_IKONOGRAFI_MENUNTUT_KEBEBASAN_JIWA_DALAM_6_KARYA_R._SOEHARDI_ADIMARYONO_H._HARDI_
Comments
Loading...