Lukisan “Pertemuan Rama dengan Wibisana” (Anak Agung Gede Sobrat)

Pertemuan Rama dengan Wibisana - Anak Agung Gede Sobrat
0 3.559
  • Pelukis : Anak Agung Gede Sobrat
  • Judul : “Pertemuan Rama dengan Wibisana”
  • Tahun : 1930
  • Media : Ink On Paper
  • Ukuran : 61 cm x 45 cm

Deskripsi Lukisan Pertemuan Rama dengan Wibisana

Lukisan ini merupakan lukisan realisme, naturalisme dengan gaya pita maha. Dengan teknik melukis menggunakan cat tinta diatas kertas.

Lukisan ini menggambarkan kisah pewayangan.

Dalam kisah Ramayana, setelah gagal membujuk kakaknya untuk mengembalikan Sita kepada Rama, Wibisana memutuskan untuk berpihak pada Rama yang diyakininya sebagai pihak yang benar. Hal ini berarti dia harus melawan kakaknya sendiri (Rahwana) demi membela kebenaran. Menarik untuk dilihat bahwa Kumbakarna(yang juga masih saudara kandung dengan Wibisana dan Rawana) mengambil sikap yang berlawanan, dimana Kumbakarna tetap membela tanah air, walaupun menyadari bahwa dia berada di pihak yang salah. Wibisana merupakan tokoh yang menunjukkan bahwa kebenaran itu menembus batas-batas nasionalisme, bahkan ikatan persaudaraan. (Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wibisana).

Makna Lukisan

Sobrat adalah seniman Bali paling berbakat di masanya berdasarkan keterampilannya melukis, komposisi warna dan fleksibilitasnya.

Anak Agung Gede Sobrat dianggap membawa pembaharuan dan modernisasi dalam dunia seni Bali.

Sobrat belajar mengenai teknik melukis Barat dari Spies dan Bonnet. Sobrat banyak dipengaruhi – bahkan ada yang beranggapan meniru total – gaya Bonnet dalam hal warna, komposisi maupun teknik melukis manusia. Hal ini tampak jelas dalam lukisan-lukisannya yang bertema suasana pasar dan tari-tarian. Ia belajar seni potret dari Bonnet.

Ia banyak melukis dengan tema kehidupan di pasar, yang hampir sepenuhnya bergaya naturalis. Karya-karyanya sampai sekarang masih dijual di galeri-galeri dunia.

Pada awal karirnya, sebelum tahun 1930, Sobrat diproduksi terutama Wayang (gaya bayangan) lukisan. Beberapa karya-karya awalnya dapat ditemukan di Museum Puri Lukisan di Ubud, Bali, IndonesiaSobrat menghasilkan banyak potret, terutama putrinya.

Bonnet pernah menulis bahwa Anak Agung Gede Sobrat adalah artis paling berbakat di Bali. Karya-karyanya dapat ditemukan di beberapa museum di seluruh dunia: Museum Bali, Museum Puri Lukisan Ubud, Bali, Rijksmuseum voor Volkenkunde Leiden, dan Tropenmuseum Amsterdam. Di Bali, karya pra-perang dan modern itu dapat dilihat diMuseum Puri Lukisan.

Semoga bermanfaat bagi Anda para pecinta seni lukis Indonesia.

Source http://archive.ivaa-online.org/ http://archive.ivaa-online.org/pelakuseni/anak-agung-gde-sobrat https://artsandculture.google.com/
Comments
Loading...